> >

Awas! Potensi Gelombang Tinggi hingga 6 Meter pada 7-8 Februari, Warga Pesisir Diminta Waspada

Peristiwa | 7 Februari 2023, 00:25 WIB
Ilustrasi. Gelombang tinggi menghantam pantai di Busan, Korea Selatan, saat Topan Hinnamnor mendekati Semenanjung Korea pada Senin, 5 September 2022 (Sumber: Son Hyung-joo/Yonhap via AP)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan potensi terjadinya gelombang tinggi hingga 6 meter di sejumlah perairan di Indonesia pada 7-8 Februari 2023.

Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo menjelaskan, gelombang tinggi salah satunya disebabkan oleh kecepatan angin yang berkisar 5-30 knot di wilayah Indonesia bagian utara yang dominan bergerak dari timur laut-timur.

Kemudian di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari barat-barat laut dengan kecepatan angin berkisar 5-30 knot.

"Kecepatan angin tertinggi, lanjut dia, terpantau di perairan selatan Jawa Timur, perairan selatan Bali-Lombok-P. Sumbawa serta P. Sumba," katanya di Jakarta, Senin (6/2/2023), dikutip dari Antara.

Akibatnya, muncul peluang peningkatan gelombang setinggi 1,25-2,5 meter di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh-P. Simeulue-Kep. Nias, perairan timur Kep. Mentawai, Samudra Hindia Barat Aceh-Kep. Nias, Laut Natuna Utara, perairan Kep. Anambas-Kep. Natuna, Laut Natuna, perairan timur Kep. Bintan, Laut Jawa bagian timur, Selat Makassar bagian selatan, perairan Kep. Sabalana-Kep. Selayar.

Selain itu, ia juga menjelaskan, kondisi serupa juga berpotensi terjadi di Laut Bali-Laut Sumbawa, Selat Sumba bagian timur, Selat Sape bagian selatan, perairan utara Flores, Laut Flores, Laut Sawu bagian selatan, perairan P. Sawu-Kupang-P. Rotte, Laut Sulawesi bagian timur, perairan Kep. Sangihe-Kep. Talaud.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah Berawan, BMKG: Tetap Waspada Potensi Hujan

Kemudian di perairan Kep. Sitaro, perairan Bitung, Laut Maluku, perairan utara Kep. Sula, Laut Banda bagian timur, perairan Kep. Babar-Tanimbar, perairan Kep. Kai-Kep. Aru, perairan Kaimana-Amamapare, Laut Arafuru bagian barat, perairan Halmahera, Laut Halmahera, perairan utara Papua Barat-Papua, Samudra Pasifik Utara Halmahera-Papua.

Sedangkan gelombang di kisaran lebih tinggi 2,5-4 meter berpeluang terjadi di perairan barat Kep. Mentawai, perairan Bengkulu-barat Lampung, Samudra Hindia Barat Kep. Mentawai-Bengkulu, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Samudra Hindia Barat Lampung, perairan selatan Banten-Jawa Timur, Samudra Hindia Selatan Jawa, perairan selatan Bali-Sumbawa, Selat Bali-Lombok - Alas bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, perairan selatan P. Sumba, Samudra Pasifik Utara Papua Barat-Papua.

Sementara untuk gelombang di kisaran lebih tinggi 4-6 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia Selatan Bali-Lombok-Sumbawa, Laut Arafuru bagian timur.

Penulis : Kiki Luqman Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Antara


TERBARU