> >

Budiman Tanya Prabowo soal Penculikan Aktivis 1998: Beliau Bilang Sudah Dikembalikan Semua

Politik | 28 Juli 2023, 07:10 WIB
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bertemu dengan politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko. Pertemuan itu berlangsung di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (18/7/2023). (Sumber: KOMPAS.com/Tatang Guritno)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Politikus PDI Perjuangan atau PDIP Budiman Sudjatmiko mengaku pernah menanyakan soal penculikan aktivis pada 1998 kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Jawabannya, kata Budiman yang juga aktivis 1998 itu, Prabowo mengaku sudah memulangkan para aktivis yang pernah diculiknya tersebut.

Namun demikian, Prabowo disebut tidak mengetahui nasib para korban penculikan yang hingga saat ini tidak pernah kembali ke rumah atau dinyatakan hilang.

Baca Juga: Sosok Anggota Densus 88 Bripda IDF yang Ditembak Seniornya, Ternyata Anak Pejabat Daerah di Kalbar

Adapun para aktivis yang dinyatakan hilang itu setidaknya ada 13 orang saat penculikan terjadi pada medio 1997 sampai 1998.

Demikian hal tersebut disampaikan Budiman Sudjatmiko dalam program Gaspol! yang disiarkan di YouTube Kompas.com pada Rabu (26/7/2023).

Budiman menceritakan dirinya pernah bertanya kepada Prabowo mengenai penculikan itu dalam sebuah wawancara pada 2002 lalu bersama salah satu korban penculikan lainnya yaitu Nezar Patria.

"Ya kenapa tidak? Kenapa tidak kalau suatu saat kita bisa berbicara itu dengan Pak Prabowo? Meskipun saya 2002 sudah tanyakan itu. Saya lupa menyampaikannya (sekitar) 2002 saat saya sama Nezar mewawancara," kata Budiman.

Selanjutnya, Budiman mengungkapkan jawaban Prabowo ketika diwawancara. Menurutnya, Prabowo mengakui melakukan penculikan kepada para aktivis. 

Baca Juga: Budiman Sudjatmiko: Megawati, Jokowi dan Prabowo Harus Bertemu Bersama untuk Bahas Pilpres 2024

Akan tetapi, lanjut Budiman, Prabowo mengaku sudah mengembalikan semua para aktivis yang menjadi korban penculikannya ke rumahnya masing-masing.

Penulis : Tito Dirhantoro Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas.com


TERBARU