> >

Alasan Kemenkes Tak Wajibkan Masker Saat Polusi Udara Memburuk, Hanya Imbauan

Humaniora | 30 Agustus 2023, 12:30 WIB
Ilustrasi warga beraktivitas menggunakan masker akibat buruknya kualitas udara. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjelaskan pihaknya tidak mewajibkan penggunaan masker saat polusi udara kian memburuk. (Sumber: Tribunnews/Irwan Rismawan)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kabiro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menjelaskan alasan pihaknya tidak mewajibkan penggunaan masker saat polusi udara kian memburuk.

Data pada situs pemantau kualitas udara, IQAir, menunjukkan kualitas udara di wilayah DKI Jakarta belakangan menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan karena tergolong tak sehat. 

Pada hari ini misalnya, Rabu (30/8/2023), indeks kualitas udara (AQI) di DKI Jakarta mencapai angka 164. Adapun, tingkat polutan PM 2.5 mencapai 16,2 kali dari nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Baca Juga: Kualitas Udara di Jakarta Pagi Ini Terburuk Kedua di Dunia, Masih Tergolong Tak Sehat

Meski tren kondisi kualitas udara dari hari ke hari tergolong tak sehat, Kemenkes tidak mewajibkan masyarakat untuk menggunakan masker, hanya imbauan untuk memakai masker.

Nadia mengatakan, penurunan kualitas udara dan peningkatan polusi udara ini masih fluktuatif.

“Jadi, memang kita masih taraf mengedukasi dan mengimbau. Kita melihat peningkatan polusi atau terjadinya penurunan kualitas udara, ini masih fluktuatif. Dan hanya pada daerah tertentu, belum merata di Jabodetabek,” kata Nadia dalam program Sapa Indonesia Pagi di KompasTV, Rabu (30/8).

Kemenkes, ungkapnya, telah mengkampanyekan 6M+1S yang salah satunya mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat polusi udara tinggi.

“Dalam kampanye 6S, kita mengatakan bahwa satu yang harus dilakukan adalah kalau kita melakukan aktivitas di luar ruangan, kita mencek dengan aplikasi atau website yang menunjukkan kualitas udara seperti apa posisinya, apakah itu membahayakan kesehatan atau masih ditolerir,” jelas Nadia.

“Kita mendorong, kalau kondisi udara sedang tidak baik, maka pakai masker,” sambungnya.

Penulis : Fiqih Rahmawati Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV


TERBARU