> >

Ganjar Janji Prioritaskan Desa dan Daerah Terpencil: Satu Desa, Satu Faskes, Satu Nakes

Rumah pemilu | 28 November 2023, 20:50 WIB
Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, ketika melakukan dialog dengan warga Kampung Waninggap Nanggo, Semangga, Merauke, Papua Selatan, Selasa (28/11/2023). (Sumber: Fuci Manupapami/Kompas.com)

MERAUKE, KOMPAS.TV - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo, berjanji akan memprioritaskan desa dan daerah terpencil jika terpilih dalam Pilpres 2024.

Hal tersebut disampaikan Ganjar ketika berpidato pada hari pertama kampanye di Dusun Waninggap Nanggo, Distrik Semangga, Merauke, Papua Selatan, Selasa (28/11/2023). Sedangkan pasangannya, Mahfud MD, berkampanye di Sabang.

Ganjar menyebut pemilihan tempat kampanye ini berarti simbolis karena ia dan Mahfud menginginkan persatuan Indonesia.

Baca Juga: Ganjar-Mahfud Janji Alokasikan 40 Persen Tempat Usaha di Ruang Publik bagi Pelaku UMKM

"Kenapa kami memilih desa? Karena sejatinya di sini lah masyarakat kita banyak berkumpul, di sini lah tadi kepala suku menyampaikan kepada saya, 'Selamat datang, jalannya bagus sekali,’” kata Ganjar, Selasa.

"Desa merupakan sebuah kekuatan besar, di sana ada sumber daya yang hebat sekali, makan ada di sana, laut ada di sana, SDM ada di sana. Namun sisi lain, prioritas dan perhatian pun mesti kita siapkan di sana,” sambung eks gubernur Jawa Tengah tersebut.

Dia mengaku ingin memeratakan akses kesehatan hingga ke perdesaan dan daerah terpencil. Hal tersebut disebutnya akan dilakukan dengan kebijakan satu desa, satu fasilitas kesehatan (faskes), satu tenaga kesehatan (nakes), dan kalau bisa ditambah satu dokter.

"Apakah cukup? Tidak. Sistem transportasi dan konektivitas yang bisa membuat berubah inilah awal dari investasi besar agar masyarakat Indonesia menjadi sehat,” katanya.

Ganjar juga menekankan pentingnya akses pendidikan bagi masyarakat daerah terpencil. Politikus PDI Perjuangan (PDIP) itu pun mengaku siap menyerap aspirasi masyarakat Merauke.

"Di Merauke ini, kami hadir untuk lebih bisa merasakan, apa yang menjadi denyut nadi harapan dari bapak/ibu sekalian, harapan dari pace, harapan dari mace, harapan dari kakak-kakak, agar kemudian apa yang disampaikan betul-betul akan menjadi prioritas yang kami kerjakan,” kata Ganjar.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV


TERBARU