> >

Fakta Peretasan Situs Kemhan saat Dipimpin Prabowo hingga Disindir Anies di Debat Pilpres

Rumah pemilu | 8 Januari 2024, 11:26 WIB
Capres nomor urut 1 Anies Baswedan (kanan) dan capres nomor urut 2 Prabowo Subianto pada acara debat ketiga capres di Istora Senayan Jakarta, Minggu (7/1/2024) malam. (Sumber: Tangkapan layar KompasTV)

 

JAKARTA, KOMPAS.TV- Peretasan situs Kementerian Pertahanan, Kemhan.go.id,  menjadi materi yang mewarnai debat ketiga Pilpres 2024. Faktanya, situs Kemhan saat dipimpin oleh Prabowo Subianto memang pernah menjadi sasaran hacker awal November 2023.

Mengutip Kompas.com, analisis dari pakar keamanan siber Pratama Dahlian Persadha menduga, peretasan situs Kemhan.go.id terjadi akibat pelaku melakukan akses ilegal memanfaatkan kebocoran data pribadi sejumlah pegawai.

Hal tersebut disampaikan Pratama setelah menemukan indikasi data pribadi sejumlah pegawai Kemhan digunakan pelaku untuk membobol dan mencuri data. Secara rinci, ada 667 user serta 37 karyawan yang data pribadinya mengalami kebocoran.

“Bentuk standar dari pencurian informasi yaitu mengumpulkan informasi login, seperti nama pengguna dan kata sandi, yang dikirimkan ke sistem lain melalui e-mail atau melalui jaringan,” kata Pratama pada Jumat 3 November 2023 lalu, mengomentari peretasan yang menimpa situs resmi Kemhan. 

Baca Juga: Debat Ketiga, Prabowo Respon soal Lahan Miliknya: Mas Anies Jangan Jiplak Data yang Salah

Pratama menuturkan serangan stealer pelaku peretasan memiliki akun anonim "Two2" dan biasanya mencuri informasi untuk dijual di situs BreachForums.

Terpisah, Kepala Biro Humas Kemenhan Brigjen Edwin Adrian Sumantha mengatakan, data-data Kemhan yang diretas merupakan data seperti pendaftaran komponen cadangan (komcad) dan siaran pers atau PPID.

 

Edwin memastikan tidak ada dokumen atau data sensitif tidak disimpan di laman kemhan.go.id meski pihaknya sempat menonaktifkan sementara laman kemhan.go.id usai peretasan terjadi.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Iman-Firdaus

Sumber : Kompas TV


TERBARU