> >

Viral Video Mobil Presiden Berhenti di Pinggir Jalan, Diduga Bocor, Jokowi Jalan Kaki dan Sapa Warga

Rumah pemilu | 24 Januari 2024, 16:47 WIB
Sebuah video yang menarasikan mobil dinas Presiden Joko Widodo atau Jokowi berhenti di pinggir jalan karena diduga mengalami pecah ban di wilayah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Jateng), viral di media sosial. (Sumber: tangkap layar akun Instagram @fakta.jakarta)

GROBOGAN, KOMPAS.TV - Sebuah video yang menarasikan mobil dinas Presiden Joko Widodo atau Jokowi berhenti di pinggir jalan karena diduga mengalami pecah ban di wilayah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Jateng), viral di media sosial.

Salah satunya diunggah akun Instagram @fakta.jakarta. Dalam video yang diunggah, terlihat Jokowi tengah berjalan kaki di salah satu ruas jalan sambil menyapa warga sekitar.

Tak jauh dari Jokowi, terlihat mobil dinas Presiden Jokowi berwarna hitam yang tengah berhenti, tampak pula , beberapa personel Paspampres yang tengah mengecek ban kanan belakang mobil berpelat merah bertuliskan "Indonesia" tersebut.

Tampak pula Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang berjalan menghampiri Jokowi.

Kolase foto Presiden Jokowi dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono keluar dari mobil dan jalan kaki di Grobogan. (Sumber: trends.tribunnews.com.)

Baca Juga: Jokowi Buka Suara soal Ada Tangan Acungkan 2 Jari dari Mobil Kepresidenan

Sementara itu, Warga Desa Tawangharjo, Subur (55) membenarkan mobil dinas Jokowi berhenti di pinggir jalan, tepatnya di depan rumahnya. Namun, tak mengetahui alasan mobil tersebut berhenti. 

"Entah kenapa mobil Pak Jokowi berhenti tepat di depan rumah saya siang sekitar pukul 11.30 WIB," ujarnya, Rabu (24/1).

Lebih lanjut Subur meragukan jika mobil dinas Jokowi mengalami pecah ban pasalnya warga sekitar tak mendengar bunyi ban pecah.

Meski demikian ia mengaku jika beberapa orang mengecek ban mobil tersebut.

"Kalau pecah ban itu jelas hoaks dan mustahil karena kami warga tidak mendengar suaranya. Apalagi mobil berkelas milik Pak Presiden. Saat itu memang beberapa petugasnya mengotak-atik ban dan ada warga yang bilang bannya sempat diganti," jelasnya, dikutip dari Kompas.com.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV/Kompas.com


TERBARU