> >

Massa Padati GBK Kampanye Ganjar Mahfud, Hasto: Mereka Ingin Pemimpin yang Berpihak Wong Cilik

Rumah pemilu | 3 Februari 2024, 19:39 WIB
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto bagi-bagi telur dan menyapa masyarakat di kawasan Rumah Susun Tanah Tinggi, Senen, Jakarta, Minggu (14/1/2024). (Sumber: ANTARA/Narda Margaretha Sinambela)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ratusan ribu massa memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) untuk menghadiri kampanye terbuka pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD. 

Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menilai, banyaknya masyarakat yang hadir dalam kampanye bertajuk "konser salam metal" itu merupakan bukti perlawanan terhadap intimidasi dan penyalahgunaan kekuasaan. 

Menurut Hasto, dalam Konser Salam Metal atau menang total ini pihaknya juga menggelar kebudayaan yang mengekspresikan rakyat melawan berbagai bentuk intimidasi. 

Hasilnya, acara tersebut mampu menghadirkan ratusan ribu massa yang datang dengan semangat sama, yakni melawan intimidasi dan menginginkan lahirnya pemimpin rakyat. 

"Terbukti bagaimana mereka datang dengan suara nurani, datang dengan tanggung jawab terhadap lahirnya pemimpin dari rakyat. Pemimpin yang berpihak pada wong cilik, pemimpin yang tidak didukung oleh modal besar tapi didukung gerakan rakyat," ujar Hasto Kristiyanto di Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (3/2/2024). 

Baca Juga: Megawati Singgung Bansos di Konser Salam Metal Ganjar-Mahfud: Itu Uang Rakyat, Jangan Lupa!

Hasto menambahkan, kampanye terbuka Ganjar-Mahfud di SUGBK ini menjadi sebuah sejarah atas lahirnya gerakan perlawanan untuk memilih pemimpin tanpa intimidasi.

Hasto meyakini massa yang hadir di Konser Salam Metal punya keteguhan dalam memilih pemimpin negera ke depan harus lahir dari semangat yang sama dengan masyarakat. 

"Hari ini di Gelora Bung Karno yang sangat bersejarah, bergelora semangat rakyat untuk Ganjar Mahfud melalui konser salam metal, menang total," ujar Hasto. 

Dalam Konser Salam Metal ini dihadiri langsung Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Tak hanya itu, menteri di Kabinet Indoesia Maju juga hadir.

Penulis : Johannes Mangihot Editor : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV


TERBARU