> >

Saat Presiden Jokowi Tak Mau Tanggapi Serius Soal Usulan jadi Ketum Golkar

Politik | 21 Maret 2024, 19:07 WIB
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan keterangannya kepada awak media usai meninjau RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, pada Kamis, 21 Maret 2024. (Sumber: BPMI Setpres)

PONTIANAK, KOMPAS.TV - Presiden Joko Widodo atau Jokowi enggan menanggapi secara serius usulan untuk menjadi Ketua Umum Partai Golkar. 

Nama Jokowi santer diusulkan sebagai kandidat calon ketua umum Partai Golkar di Musyawarah Nasional Golkar pada Desember 2024 mendatang. Namun hingga saat ini Jokowi masih berstatus anggota atau kader PDI Perjuangan (PDI-P).

Presiden Jokowi tak mau menanggapi usulan agar dirinya bergabung ke Partai Golkar agar bisa dicalonkan sebagai ketua umum partai. 

Jokowi menilai hingga saat ini dirinya masih sebagai ketua Indonesia atau Kepala Negara. 

"Saya sementara ini ketua Indonesia saja, he he he," ujar Jokowi singkat usai meninjau RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (21/3/2024), dikutip dari laporan jurnalis KompasTV.

Baca Juga: Jokowi Apresiasi KPU dan Bawaslu, Hasil Penghitungan Suara Pemilu Diumumkan Tepat Waktu

Sebelumnya, Jokowi sempat merespons soal wacana dirinya yang disebut akan bergabung ke Partai Golkar usai masa jabatan sebagai Presiden RI berakhir. 

Presiden tidak memberikan bantahan terkait isu tersebut. Akan tetapi, Kepala Negara juga tidak memberikan jawaban yang tegas. 

"Saya setiap hari masuk istana," ujar Jokowi di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur Rabu (28/2/2024).

Selain Jokowi ada sejumlah nama pengurus DPP Partai Golkar yang masuk dalam radar kandidat calon ketua umum partai. 

Penulis : Johannes Mangihot Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV


TERBARU