> >

Tim Hukum Ganjar-Mahfud: Kita Perlu Audit Bansos

Politik | 5 April 2024, 14:32 WIB
Ketua Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis saat jumpa pers di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Jalan Cemara, Jakarta Pusat, Jumat (16/2/2024). (Sumber: KOMPAS TV)

JAKARTA, KOMPAS TV - Ketua tim hukum Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Todung Mulya Lubis, menyebut bahwa penyaluran bantuan sosial (bansos) jelang pencoblosan Pilpres 2024 perlu diaudit.

Menurut dia, dengan adanya audit tersebut akan terlihat apakah penyalurannya sudah sesuai dengan aturan atau belum.

“Teman-teman mungkin setuju dengan saya bahwa kita perlu melakukan audit pelaksanaan bansos. Audit itu menandakan akuntabilitas,” kata Todung di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Jumat (5/4/2024).

Baca Juga: Tim Ganjar-Mahfud soal Politisasi Bansos: Banyak Hal Strategis yang Harus Diungkap [BREAKING NEWS]

Ia mengatakan, usulan dilakukannya audit bansos itu bukan sebuah prasangka buruk atas kebijakan tersebut. 

Namun, pihaknya ingin memastikan bahwa penerima dari bansos itu sudah tepat sasaran. 

“Kita tidak berprasangka buruk terhadap pemerintah. Tapi audit itu transparansi demi keadilan dan untuk kita semua sebagai pembelajaran,” kata Todung.

Todung menegaskan, pihaknya bukan menolak bansos, tapi banyak hal yang perlu diperbaiki agar bantuan ini dapat berlangsung lebih baik.

“Jadi kita tidak menolak bansos, kita setuju bansos. Tapi banyak hal-hal strategis perlu kita ungkap, kita diskusikan, tapi nanti sore kita tunggu jawaban lebih jelas,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa realisasi anggaran perlindungan sosial (perlinsos) dan bantuan sosial (bansos) di Kementerian Sosial (Kemensos) tidak mengalami perbedaan yang signifikan selama 2019-2024.

Penulis : Fadel Prayoga Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV


TERBARU