> >

David Balda Mundur dari Posisi Direktur Klub FK Senica, Bagaimana Nasib Egy dan Witan?

Kompas sport | 10 Maret 2022, 02:50 WIB
Dua pemain FK Senica asal Indonesia, Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman bersama Direktur David Balda. (Sumber: Instagram David Balda)

JAKARTA, KOMPAS.TV - David Balda mengundurkan diri sebagai Direktur klub Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman, FK Senica.

Kabar tersebut diumumkan langsung oleh pihak FK Senica melalui pernyataan resmi klub yang diunggah di sosial media, Rabu (9/3/2022).

"FK Senica dan David Balda berpisah dengan segera melalui kesepakatan bersama. Terima kasih dan kami berharap Anda semua yang terbaik dalam kehidupan pribadi dan profesional," tulis klub asal Slovakia tersebut.

Usai diumumkan mundur dari Direktur FK Senica, Balda pun mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil demi yang terbaik untuk klub.

"Hari ini kami sepakat bahwa saya akan meninggalkan jabatan saya secara langsung. Saya merasa itu menjadi yang terbaik bagi klub untuk saat ini," kata Balda di unggahan story akun Instagram-nya.

"Terima kasih untuk kesempatannya dan semua sukses di sisa musim ini FK Senica," pungkas Balda.

Baca Juga: Witan Sulaeman Cetak Satu Gol, FK Senica Kalahkan SK Sasova 3-0

Balda merupakan salah satu sosok penting untuk karier Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman.

Ia menjadi salah satu pihak yang memutuskan untuk merekrut Egy saat kontraknya di Lechia Gdansk habis musim panas lalu.

Sama dengan Egy, Witan Sulaeman yang kariernya tak berkembang di Lechia juga direktur ke FK Senica oleh Balda pada Januari lalu.

Kini setelah perginya Balda, posisi Egy dan Witan masih tetap berada di FK Senica karena masih memiliki kontrak yang belum berakhir.

Dalam beberapa bulan belakangan, FK Senica memang santer diberitakan sedang mengalami krisis keuangan.

Dilansir dari sport.aktualty.sk, FK Senica dilaporkan memiliki utang mencapai satu juta euro atau sekitar Rp 15,74 miliar.

Namun Balda sempat mengatakan utang tersebut sempat berkurang meski tak terlalu banyak.

Baca Juga: Egy dan Witan Main 90 Menit, FK Senica Dibantai Fastav Zlin 4-0

"Utang sedikit berkurang, kami telah menyelesaikan beberapa hal," kata David Balda kepada RTVS dilansir dari sport.aktualty.sk.

Kedatangan Egy dan Witan juga menjadi salah satu alat bagi FK Senica untuk mempunyai pendapatan tambahan.

Dengan besarnya jumlah penggemar dari Egy dan Witan, FK Senica mempunyai pemasukan melalui monetisasi konten di YouTube.

Meski tidak besar, pendapatan tersebut mampu membantu membayar pengeluaran klub.

FK Senica juga berusaha menjual jersey lebih banyak ke para penggemar yang berada di Indonesia.

Baca Juga: Witan dan Egy Resmi Masuk FK Senica, Direktur: Dua Pemain Top dan Berkarakter

"Kami telah mengatur untuk memonetisasi postingan," kata David Balda.

"Itu bukan jumlah yang besar. Ada ratusan, maksimum beberapa ribu euro sebulan. Kami juga menjual jersey ke Indonesia, ini satu lagi bantuan untuk klub, setidaknya untuk pengeluaran saat ini," ucapnya.

FK Senica musim ini sebenarnya mendapat hasil yang jauh lebih bagus daripada yang mereka dapat di musim sebelumnya.

Musim lalu, FK Senica hanya finis di posisi dua terbawah sedangkan musim ini mereka finis di posisi ketujuh.

Namun tugas FK Senica belum usai karena Giannis Niarchos dan kawan-kawan masih harus berjuang di babak relegasi.

Posisi FK Senica bisa dibilang tidak terlalu aman dengan sementara mereka memimpin klasemen di babak relegasi dengan poin 27, unggul 5 poin dari tim yang berada di zona degradasi. 

Baca Juga: Pelatih FK Senica: Terima Kasih Witan Sulaeman atas Gol Cepatnya

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Deni-Muliya

Sumber : Kompas TV


TERBARU