> >

UEFA Buka Investigasi Kasus Fans Fenerbahce yang Mengejek Dynamo Kyiv Dengan Nyanyian Vladimir Putin

Kompas sport | 29 Juli 2022, 06:10 WIB
Fans Fenerbahce melakukan nyanyian pro-Vladimir Putin saat tim kesayangannya menghadapi Fenerbahce di pertandingan kualifikasi Liga Champions, Rabu (27/7/2022). (Sumber: Twitter @SportBible)

JAKARTA, KOMPAS.TV - UEFA membuka investigasi terkait perilaku fans Fenerbahce yang melakukan nyanyian pro-Vladimir Putin saat laga menghadapi Dynamo Kyiv di pertandingan kualifikasi Liga Champions, Rabu (27/7/2022). 

UEFA telah menunjuk badan dari pihak dari etika dan disiplin untuk melakukan penyelidikan terkait "dugaan perilaku buruk pendukung Fenerbahce" dalam pertandingan yang dimenangkan Dynamo Kyiv dengan skor 2-1 melalui babak perpanjangan waktu tersebut. 

Nyanyian itu terjadi setelah gelandang Dynamo Vitaliy Buyalskyi merayakan keunggulan timnya dengan membuat gerakan elang dengan tangannya. 

Elang sendiri adalah simbol dari musuh bebuyutan Fenerbahce, Besiktas.

Dalam sebuah pernyataan, Fenerbahce mengatakan hal tersebut terjadi karena "gerakan berlebihan dari beberapa pemain tim lawan," namun mereka juga tidak setuju dengan tindakan dari fans mereka sendiri karena "pendirian mereka (adalah) bahwa olahraga dan politik harus selalu dipisahkan satu sama lain".

Pelatih Dinamo Kyiv, Mircea Lucescu, yang sebelumnya sempat mengelola Timnas Turki, mengatakan bahwa UEFA harus tidak menolerir perilaku para penggemar (Fenerbahce) yang menggambarkan nyanyian itu sebagai "sayang" sementara tentara Putin terus melakukan kekejaman di Ukraina. 

Sementara itu sejumlah pihak telah meminta agar Fenerbahce dilarang untuk ikut berkompetisi di Eropa. 

Baca Juga: Akhirnya Terungkap, Tujuan Putin Serang Ukraina adalah Mengembalikan Uni Soviet

Apabila terbukti bersalah melakukan pelanggaran, Fenerbahce kemungkinan akan didenda atau berpotensi harus memainkan pertandingan kandang tanpa penonton.

Duta Besar Ukraina untuk Turki Vasyl Bodnar mengatakan dalam sebuah unggahan di Facebook bahwa insiden itu telah "membuatnya sedih". 

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Mirror


TERBARU