> >

Duel Hidup Mati Kualifikasi Piala Asia U17, Pelatih Malaysia: Indonesia Bagus, tapi Bola itu Bundar!

Sepak bola | 8 Oktober 2022, 08:57 WIB
Timnas U17 Indonesia saat menekuk Palestina skor 2-0 pada Jumat (7/10/2022). Berikutnya Indonesia akan melawan Malaysia dalam duel hidup mati menuju Piala Asia U17 2023, Minggu (9/10/2022).  (Sumber: Twitter @afcasiancup)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pelatih Timnas U17 Malaysia, Osmera bin Omaro, bertekad membawa anak asuhnya mengalahkan Indonesia dalam duel hidup mati Kualifikasi Piala Asia U17, Minggu (9/10/2022) mendatang.

"Indonesia tim bagus dan memiliki motivasi tinggi. Namun, bola itu bundar," ujar Osmera, di Stadion Pakansari, Bogor, usai mengalahkan UEA pada Jumat (7/10), dilansir dari Antara.

Seperti diketahui, partai akhir pekan nanti jadi laga pemungkas Grup B yang bakal menentukan kelolosan menuju Piala Asia U17 2023.

Indonesia sejauh ini mengoleksi 3 kemenangan dan menempati puncak klasemen sementara, dengan torehan 9 poin. Anak asuh Bima Sakti menyapu bersih laga kontra Guam (14-0), UEA (3-2) dan Palestina (2-0).

Di sisi lain, Harimau Malaya Muda mendulang 7 poin, hasil dari 2 kemenangan dan sekali seri. Performa Timnas Malaysia U17 dalam kualifikasi tahun ini antara lain, unggul 4-0 atas Palestina, ditahan Guam 1-1, lalu menundukkan UEA 3-2.

Baca Juga: Jadwal Timnas Indonesia Terbaru Sampai Akhir Tahun 2022

Merujuk pada situasi terbaru, Indonesia jadi satu-satunya tim dari Grup B yang punya kans besar melenggang ke Piala Asia U17 2023. Pasalnya, Indonesia hanya butuh minimal hasil seri untuk lolos sebagai juara grup. 

Di sisi lain, satu-satunya skenario yang bisa diandalkan Malaysia U17 adalah memenangkan duel ini, agar bisa mengunci status juara grup. Jika sampai kalah, Harimau Malaya Muda cuma bisa mengandalkan peluang lolos dari jalur runner-up terbaik. 

Sayangnya, hanya 6 runner-up terbaik dari 10 grup kualifikasi yang berhak melaju ke Piala Asia 2023 nanti. 

Baca Juga: Peluang Lolos Timnas U17 Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2022 Makin Besar,

 

Penulis : Rofi Ali Majid Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV/Antara


TERBARU