> >

Penjualan Manchester United: Sheikh Jassim Siap Naikkan Tawaran, Bagaimana Sir Jim Ratcliffe?

Sepak bola | 22 Maret 2023, 01:35 WIB
Fans di luar stadion Old Trafford di Manchester jelang pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Manchester United dan Southampton, Inggris, Minggu, 12 Maret 2023. (Sumber: AP Photo/Jon Super)

MANCHESTER, KOMPAS.TV - Sheikh Jassim bin Hamad Al Thani dilaporkan siap untuk menaikkan tawaran untuk membeli klub raksasa Inggris, Manchester United. 

Selain investor asal Qatar tersebut, orang terkaya Inggris Sir Jim Ratcliffe juga menjadi nama lain yang siap memberi tawaran kepada keluarga Glazer.

Sheikh Jasim telah mengirimkan delegasinya ke Manchester untuk melakukan pembicaraan kepada pejabat klub pada Kamis pekan lalu yang kemudian disusul Ratcliffe bersama rombongannya sehari berselang untuk tujuan yang sama. 

Sementara itu menurut Sky Sports, Raine, bank dagang yang menjalankan proses penjualan atas nama Glazers, akan membuka tawaran sebanyak delapan proposal yang akan ditutup pada Rabu (22/3/2023) besok Pukul 21.00 waktu setempat. 

Sheikh Jassim yang seorang miliarder dan putra mantan Perdana Menteri Qatar, menjadi favorit untuk pengambilalihan penuh Manchester United dan diperkirakan akan mengajukan tawaran kedua setelah tawaran awalnya bernilai setidaknya 4,5 miliar pounds (Rp84 triliun).

Sementara Ratcliffe, yang bertemu dengan manajer United Erik ten Hag selama kunjungannya ke kompleks pelatihan klub Carrington pekan lalu, akan menyusul dengan tawaran melalui perusahaan kimianya INEOS. 

Keluarga Glazer sendiri diklaim akan melepas kepemilikan mereka di Manchester United jika ada pihak yang menawar senilai 6 miliar pounds atau sekitar Rp112 triliun. 

Ratcliffe dalam wawancaranya terbarunya dengan Wall Street Journal mengatakan bahwa dirinya tidak akan membayarkan uang untuk membeli Manchester United jika harganya tidak masuk akal. 

"Bagaimana Anda menentukan harga sebuah lukisan? Bagaimana Anda menentukan harga sebuah rumah? Ini tidak terkait dengan berapa biaya untuk membangun atau berapa biaya untuk mengecat."

"Apa yang tidak ingin Anda lakukan adalah membayar harga yang bodoh untuk sesuatu karena kemudian Anda menyesalinya," jelas Ratcliffe. 

Baca Juga: Nasib Tak Jelas di Manchester United, Mason Greenwood Dapat Tawaran dari Klub Turki

Pria kelahiran Oldham yang juga seorang penggemar Manchester United itu mengatakan bahwa keinginannya untuk mengambil alih klub yang bermarkas di Old Trafford itu karena ingin menjadikan klub sebagai aset komunitas bukan aset finansial. 

"Itu tidak perlu dikatakan lagi, karena olahraga itu emosional," lanjutnya. 

"Ketertarikan kami pada klub itu murni untuk memenangkan sesuatu," ucap Ratcliffe. 

Sementara di sisi lain, Sheikh Jassim menegaskan komitmen penuhnya untuk membeli 100 persen kepemilikan Manchester United, berbeda dengan INEOS yang disebut hanya tertarik untuk mengambil alih 69 persen saham milik keluarga Glazer. 

Sheikh Jassim mengatakan bahwa pengambilalihan yang dilakukan pihaknya tidak disertai utang dari mana pun dan punya tujuan untuk mengembalikan kejayaan klub. 

"Tawaran ini bertujuan untuk mengembalikan klub ke kejayaannya baik di dalam maupun di luar lapangan dan - di atas segalanya - akan berusaha untuk menempatkan para penggemar di jantung Klub Sepak Bola Manchester United sekali lagi," kata Jassim dalam sebuah pernyataan dikutip dari Mirror. 

“Tawaran ini akan benar-benar bebas utang melalui Nine Two Foundation milik Sheikh Jassim, yang akan berinvestasi di tim sepak bola, pusat pelatihan, stadion dan infrastruktur yang lebih luas, pengalaman penggemar, dan komunitas yang didukung klub."

"Visi dari penawaran ini adalah agar Klub Sepak Bola Manchester United terkenal dengan keunggulan sepak bola, dan dianggap sebagai klub sepak bola terbesar di dunia. Rincian lebih lanjut tentang penawaran akan dirilis, bila perlu, jika dan ketika proses penawaran berkembang," demikian pernyataan tersebut.

Baca Juga: Sir Jim Ratcliffe Ingin Beli Manchester United, Berapa Uang yang Harus Disiapkan?

 

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Sky Sports/Mirror/Telegraph/ESPN


TERBARU