> >

Buntut Kerusuhan di Persija vs Persib, Erick Thohir: LIB Harus Tanggung Jawab, Saham PSSI Hanya 5%

Sepak bola | 8 September 2023, 18:45 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat menyampaikan keterangan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat (8/9/2023). (Sumber: Ahmad Zilky/Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menanggapi kerusuhan yang terjadi di sekitar pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung di Bekasi, Jawa Barat pekan lalu. Erick Thohir menegaskan PT Liga Indonesia Baru (LIB) harus bertanggung jawab terkait kerusuhan tersebut.

Erick beralasan, PSSI yang dipimpinnya hanya memiliki saham lima persen di Liga 1. Sehingga, tanggung jawab pengelolaan liga agar lebih baik ada di pihak LIB.

"Kalau itu (kerusuhan Persija vs Persib) ada di liga, PSSI Hanya lima persen saham di liga. Artinya, LIB harus benar-benar mengelola liga dengan baik," kata Erick saat ditemui wartawan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat (8/9/2023).

"Kalau mengelola (liga) dengan baik, kepengurusannya saya review, termasuk pengurus Komdis. Kalau Komdis tidak baik, saya review," lanjutnya sebagaimana dikutip Kompas.com.

Baca Juga: Erick Thohir Ungkap Alasan Timnas Indonesia Banyak Naturalisasi Pemain Belakang

Erick Thohir menyampaikan, kemajuan sepakbola Indonesia bisa terwujud jika seluruh pihak ikut berperan, termasuk PSSI dan suporter. Pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN itu menyebut suporter mesti bisa bersikap dewasa demi kemajuan sepakbola.

"Tidak mungkin kami membangun sepakbola hanya PSSI, tetapi liganya harus tanggung jawab, suporter harus sama-sama memperbaiki diri," kata pria yang juga Menteri BUMN itu.

"Apalagi, FIFA sudah memberikan kesempatan dua tahun transisi agar suporter tertib. Sama-sama harus membangun, tidak hanya PSSI," lanjutnya.

Seperti diketahui, kerusuhan diketahui terjadi usai laga Liga 1 antara Persija vs Persib di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi pada 2 September lalu. Bahkan, sejumlah suporter menyisir Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan usai pertandingan.

Seorang pemuda menjadi sasaran amuk massa dalam pertandingan tersebut. Pemuda itu mengalami luka-luka karena dikeroyok.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas.com


TERBARU