> >

Fakta-fakta Dokter Gadungan PSS Sleman Ditangkap: Dulu Kondektur Bus dan Belajar Medis dari Google

Sepak bola | 31 Januari 2024, 11:09 WIB
Kapolresta Sleman Kombes Pol Yuswanto Ardi dan Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Riski Adrian saat menunjukan barang bukti yang berhasil diamankan. Dihadirkan pula dalam jumpa pers tersangka dokter gadungan Elwizan Aminudin. (Sumber: KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Dokter gadungan yang pernah menangani sejumlah tim seperti PSS Sleman hingga bahkan Timnas Indonesia U19, Elwizan Aminudin, berhasil ditangkap.

Elwizan ditangkap oleh tim dari Polresta Sleman di rumahnya di daerah Cibodas pada 24 Januari 2024 lalu.

Sebelumnya, manajemen PSS Sleman melaporkan Elwizan ke Polresta Sleman pada 3 Desember 2021 lalu.

Elwizan mengaku nekat menjadi dokter gadungan di tim sepak bola di Indonesia karena motif ekonomi.

Berikut sejumlah fakta-fakta ditangkapnya dokter gadungan Elwizan Aminudin yang pernah menangani klub PSS Sleman hingga Timnas Indonesia U19.

Sempat Bekerja Jadi Kondektur Bus

Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Riski Adrian mengungkapkan, sebelum menjalani profesi sebagai dokter gadungan, Elwizan diketahui menjadi kondektur bus di Tangerang.

Selain kondektur bus, Elwizan sehari-hari juga membuka usaha warung kelontong.

"Sebelum dia bekerja sebagai dokter gadungan di beberapa tim sepak bola itu, dia bekerja sebagai kondektur bus kota di daerah Tangerang, juga sambil usaha jual kelontong," kata Riski Adrian dalam konferensi pers di Mapolresta Sleman, Selasa (30/01/2024), dikutip dari Kompas.com.

Memakai Ijazah Palsu

Riski menambahkan, Elwizan bisa menjadi dokter gadungan dengan bermodalkan ijazah palsu yang dibuatnya sendiri.

Baca Juga: Ketum PSSI Persilahkan Shin Tae-yong Mundur, Erick Thohir: Kita Punya Komitmen

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas.com


TERBARU