> >

Peternak Ayam Petelur di Blitar Menangis Histeris Ingin Bertemu Risma, Tagih Janji Jokowi

Peristiwa | 25 Oktober 2021, 09:34 WIB
Peternak ayam petelur Siti Masroah diantar keluar area Makam Bung Karno saat berusaha menyampaikan keluhannya kepada Menteri Sosial Tri Rismaharini, Minggu (24/10/2021) (Sumber: Kompas.com)

BLITAR, KOMPAS.TV - Seorang peternak ayam petelur asal Blitar bernama Siti Masroah menangis histeris karena ingin menyampaikan aspirasinya dengan cara berbincang langsung dengan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini.

Saat itu, Risma berkunjung ke Makam Bung Karno, Blitar, Minggu (24/10/2021).

Namun saat mendekat, Siti langsung dicegah oleh beberapa orang di sekitarnya. Siti pun memberontak dan berteriak dan menangis histeris hingga mengeluarkan kata-kata yang tidak jelas. 

Sampai beberapa waktu kemudian, Siti dibawa keluar area makam. "Tolong hormati Makam Bung Karno!" kata seorang pejabat Pemkot Kota Blitar.

Pengurus Paguyuban Peternak Rakyat Nasional, Yesy Yuni yang juga mendampingi Siti mengatakan, bahwa mereka sebetulnya hanya ingin memperbarui informasi terkait kebijakan presiden.

"Kami menanyakan kelanjutan instruksi Pak Jokowi bahwa telur dimasukkan sebagai salah satu komponen bantuan sosial," kata Yesy dikutip dari Kompas.com, Senin (25/10/2021).

Baca Juga: Akar Masalah Jagung yang Jadi Momok Bagi Peternak Ayam Petelur 

Yesy juga mengatakan, ketika peternak berunjuk rasa di Jakarta, mereka telah mendapatkan komitmen dari pejabat Kemensos bahwa telur akan dimasukkan ke dalam bansos. 

"Lha, ternyata tadi kata Bu Menteri aturan di bawahnya bukan kewenangan Ibu Menteri. Kami akan komunikasi dengan kementerian yang dimaksud," ujar Yesy.

Kepada Risma, Siti ingin menagih janji Presiden Joko Widodo yang ingin menyerap komoditas telur warga melalui Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). 

Namun, menurut Risma, Kementerian Sosial tidak memiliki kewenangan melakukannya. "Kalau saya dipaksa untuk membeli, itu aturannya saya enggak bisa, gitu lho. Paham ya," kata Risma kepada keduanya. 

Risma menjelaskan, begitu uang dana bantuan sosial ditransfer oleh Kemensos ke bank penerima, Kemensos tidak lagi dapat mengintervensi. 

"Begitu uang itu turun dari kami, kemudian sampai bank penerima, udah ini ada aturannya sendiri. Yang ngatur bukan kami," kata Risma.

Baca Juga: Pemkab Kediri Berikan Bantuan Rp 5,5 Miliar Untuk Peternak Ayam Petelur

Terkait janji Jokowi kepada peternak ayam petelur pernah disampaikan di hadapan perwakilan peternak ayam petelur di Istana Kepresidenan pada Rabu (15/9/2021). 

Kala itu, Presiden Jokowi menjanjikan kebijakan penyerapan telur ke bantuan sosial non tunai yang diberikan pemerintah kepada warga miskin melalui Kementerian Sosial. 

Janji itu disampaikan sebagai respons atas keluhan peternak terkait rendahnya harga jual telur di pasaran.

Baca Juga: Peternak Ayam Petelur Gugat Jokowi Dan Menteri Pertanian Rp 5,4 Triliun

Penulis : Hedi Basri Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas.com


TERBARU