> >

Sepeda Motor Listrik Berbahan Daur Ulang Karya Siswa dan Guru SMK di Bantul

Berita daerah | 16 November 2021, 12:17 WIB
Sepeda motor listrik berbahan daur ulang lahir dari tangan siswa dan guru SMK Ki Ageng Pemanahan Bantul. (Sumber: Switzy Sabandar/KOMPAS.TV)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV- Sepeda motor listrik berbahan daur ulang lahir dari tangan siswa dan guru SMK Ki Ageng Pemanahan Bantul.

Inovasi ini lahir dari program keahlian yang ada di sekolah tersebut, mekatronika yang menggabungkan ilmu kelistrikan, mesin, dan komputer jaringan.

Pengerjaan sepeda motor listrik berbahan daur ulang ini dimulai Mei sampai Agustus 2021. Sepeda motor listrik ini juga sudah menjalani test drive.

“Prosesnya memang lama karena saat itu masih prototype jadi kami terus lakukan uji coba,” ujar Kepala Bengkel SMK KAP Wandee Purnomo, Senin (15/11/2021).

Baca Juga: Keren dan Unik, Sepeda Motor Listrik Tampilan Klasik

Sepeda motor listrik ini memiliki spesifikasi panjang 120 sentimeter dan tinggi 50 sentimeter yang bisa ditunggangi oleh dua orang.

Dayanya menggunakan baterai lithium 48 volt dengan daya tahan pengisian baterai 1,5 jam untuk jarak 30 kilometer dengan kecepatan 60 kilometer per jam.

Kerangka sepeda motor itu menggunakan bahan daur ulang seperti suku cadang sepeda sampai tutup CPU bekas.

“Keunggulan lain dibandingkan dengan motor listrik lainnya, kami bisa upgrade di 110 cc," ucapnya.

Sepeda motor listrik berbahan daur ulang ini tercipta untuk mengimplementasikan program dari Kemendikbud yang meminta setiap SMK harus memiliki ikon unggulan. SMK KAP Bantul pun bekerja sama dengan PT Chikal Bakal Mandiri.

Menurut Wandee, sudah banyak pihak yang berminat untuk membeli motor listrik ini. Namun, motor ini sebenarnya tidak untuk diperjualbelikan karena masih berupa ikon dan masih protype.

Ia bercerita, dr. Tirta yang merupakan relasi dari PT Chikal Bakal Mandiri pun tertarik dan telah memesan dua unit.

Tidak hanya itu, dr Tirta ingin memesan 100 unit sepeda motor buatan pelajar SMK ini dan mengungkapkan ada sejumlah instansi yang tertarik membeli sepeda motor listrik berbahan daur ulang ini.

Kendaraan ini memiliki banyak keunggulan, di samping ramah lingkungan, sepeda motor listrik ini lebih efisien, tidak bersuara, dan praktis untuk dikendarai di kawasan keramaian seperti di destinasi wisata misalnya.  

Baca Juga: Unik dan Ramah Lingkungan, Sepeda Motor Klasik Diubah Jadi Sepeda Motor Listrik

Estimasi harga sepeda motor listrik berbahan daur ulang buatan guru dan SMK KAP Bantul ini berada di kisaran Rp 15 sampai 20 juta dan bisa disesuaikan dengan permintaan konsumen (custom warna, kecepatan laju, dan lain-lain).

Sepeda motor listrik berbahan daur ulang ini dikembangkan saat pandemi Covid-19, saat para siswa dibatasi mengikuti sekolah tatap muka..

“Pembelajaran teori tetap daring, tetapi ada program yang kami lakukan tatap muka terbatas sesuai dengan protokol kesehatan,” kata Kepala SMK KAP Bantul Wresti Eka Tri Yuliati.

 

Penulis : Switzy Sabandar Editor : Gading-Persada

Sumber : Kompas TV


TERBARU