> >

Penampilan Kolonel P saat Rekonstruksi Tabrak Lari Nagreg: Kepala Digunduli hingga Tangan Diborgol

Peristiwa | 3 Januari 2022, 15:38 WIB
Kolonel P tersangka 1 saat jalani rekontruksi kasus tabrak lari di Nagreg, Senin (3/1/2021). Begini penampakan Kolonel P saat menjalani rekonstruksi kasus tabrak lari sejoli Salsabila dan Handi di Nagreg, Jalan Raya Bandung Garut, Kabupaten Bandung, Senin (3/1/2022). (Sumber: Tribun Jabar/Lutfi Ahmad)

BANDUNG, KOMPAS.TV - Beginilah penampilan Kolonel P saat menjalani rekonstruksi kasus tabrak lari yang menewaska sejoli Handi Saputra dan Salsabila di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (3/1/2022).

Kolonel P tampak memgenakan baju tahanan berwarna kuning. Di bagian belakang, terdapat tulisan 'TAHANAN MILITER Pomdam Jaya'.

Baca Juga: Terungkap, Tubuh Salsabila Ternyata Masuk ke Kolong Mobil Usai Ditabrak 3 Anggota TNI di Nagreg

Selain itu, rambut Kolonel P saat  menjalani rekonstruksi terlihat sudah gundul atau pelontos.

Tangannya pun juga tampak diborgol selama mengikuti jalannya rekonstruksi.

Kolonel P dikawal ketat oleh Polisi Militer (PM). Tak hanya Kolonel P yang menjalani rekonstruksi, dua anggota TNI lainnya, yakni Kopda DA dan Koptu AS, juga menjalani rekonstruksi di Desa Ciaro Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung.

Saat ketiga anggota TNI AD tiba di lokasi rekonstruksi, warga sempat meyoraki ketiganya saat keluar dari mobil dan berjalan dikawal polisi militer ke titik lokasi kejadian.

Ketiganya tampak mengenakan sendal jepit saat berjalan kaki. Adapun reka adegan tersebut berlangsung cepat, yakni sekitar 10 menit.

Baca Juga: Warga Soraki 3 Anggota TNI Penabrak Handi dan Salsabila saat Rekonstruksi Tabrak Lari di Nagreg

Dalam reka ulang, terdapat 5 adegan yang diperagakan. Pertama, kedua pelaku menabrak kedua remaja Handi dan Salsabila di kawasan Nagreg.

Lalu dalam adegan kedua, dua pelaku dan satu saksi mengevakuasi korban pertama Handi Saputra ke pinggir jalan.

Pada adegan ketiga, korban Salsabila ditarik dari kolong mobil lalu dibawa ke pinggir jalan dan disimpan di dekat korban Handi.

Lalu tersangka 1 dan 2 membawa korban Salsabila ke mobil dimasukkan ke jok tengah mobil atau pintu kedua.

Pada adegan keempat, korban laki-laki dimasukkan ke bagian belakang mobil atau pintu belakang mobil oleh tersangka 1 dan 3 bersama saksi.

Baca Juga: Danrem 061 Surya Kencana Brigjen TNI Achmad Fauzi Ancam Bubarkan Ceramah Bahar Smith jika...

Sedangkan adegan terakhir, ketiga tersangka pergi dan membawa kabur kedua korban.

Puluhan anggota polisi militer tampak mengawal ketat proses rekontruksi tersebut. Rekonstruksi dipimpin oleh penyidik TNI AD, penyidik Mabes TNI, dan Oditur Militer Mabes TNI.

Penulis : Tito Dirhantoro Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV/TribunJakarta


TERBARU