> >

Bahar Smith: Bagi Saya, demi Indonesia Jangankan Dipenjara, Nyawa Jiwa Saya Murah Harganya

Hukum | 3 Januari 2022, 17:55 WIB
Bahar Smith tiba di Polda Jabar untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan ujaran kebencian yang diduga dilakukan saat mengisi ceramah di Bandung beberapa waktu lalu. (Sumber: Tribun Jabar / Nazmi Abdulrahman)

BANDUNG, KOMPAS.TV - Bahar Smith menegaskan tidak akan pernah mangkir dari panggilan polisi. Ia bahkan mengaku akan kooperatif dalam menjalani pemeriksaan terkait kasus ujaran kebencian yang menjeratnya.

Demikian disampaikan Bahar Smith saat mendatangi panggilan Polda Jawa Barat (Jabar) pada Senin (3/1/2022). Tak sendiri, Bahar Smith datang bersama keluarga dan tim kuasa hukumnya.

Baca Juga: Datangi Polda Jabar, Bahar Smith Tegaskan Tak Pernah Mangkir hingga Keluhkan Kasusnya Diproses Kilat

"Kepada seluruh kawan-kawan media, saya datang ke sini memenuhi panggilan Polda Jabar, dan yang perlu diketahui saya tidak pernah mangkir dari panggilan dari zaman dulu sampai sekarang," kata Bahar di Bandung, Jawa Barat, seperti dikutip dari TribunJabar pada Senin (3/1/2022).

Sebagai warga negara yang baik, Bahar Smith mengaku akan kooperatif saat menjalani pemeriksaan.

Namun demikian, kata dia, jika setelah pemeriksaan dirinya langsung ditetapkan tersangka dan ditahan, maka menurutnya hal itu tidak adil.

"Jikalau nanti saya ditahan, saya tidak keluar dari ruangan, atau saya dipenjara, maka ini adalah bentuk keadilan dan demokrasi yang sudah mati di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai," ucapnya.

Baca Juga: Danrem 061 Surya Kencana Brigjen TNI Achmad Fauzi Ancam Bubarkan Ceramah Bahar Smith jika...

Bahar Smith menduga proses hukum terhadap kasusnya karena ada motif politik. Sebab, ia menuturkan proses hukum terhadapnya sangat cepat ditangani, namun lain halnya dengan orang lain.

"Sebab kenapa, karena saya dilaporkan (diproses) secepat kilat, sedangkan masih ada penista-penista Allah, penista agama dilaporkan, tidak diproses sama sekali," ucap Bahar

Lebih lanjut, Bahar mengatakan jika dirinya kembali dipenjara, maka jangan ada yang pernah tunduk pada kedzaliman.

"Maka jikalau saya masuk dan diperiksa, saya tidak keluar lagi, berarti saya ditahan, saya dipenjara," tutur Bahar Smith.

Baca Juga: Danrem Surya Kencana Peringatkan Bahar Smith: Jangan Ceramah Menghina TNI dan KSAD Jenderal Dudung

"Wahai rakyatku, wahai bangsaku, khususnya umat Islam, para ulama, para habaib, teruslah bejuang menyampaikan kebenaran, menyampaikan keadilan jangan tunduk pada kedzaliman, dari manapun datangnya kedzaliman itu."

Penulis : Tito Dirhantoro Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : TribunJabar/Antara


TERBARU