> >

Tukang Masak Nyamar Jadi Babinsa hingga Anggota TNI AL, Ternyata Demi Malak di Warung Makan

Hukum | 31 Mei 2022, 14:36 WIB
Ilustrasi TNI Gadungan. Seorang TNI gadungan. (Sumber: Tribunnews.com)

TARAKAN, KOMPAS.TV - Seorang pria berinisial F ditangkap anggota Kodim 0907/Tarakan karena menyamar sebagai anggota TNI dan diduga melakukan pemerasan terhadap warga Tarakan.

Pjs Dan Unit Kodim 0907/Tarakan Letda Inf Jomensen Hutajulu mengatakan pihaknya telah mendapat laporan dari warga 8 hari yang lalu karena ada seorang yang mengaku sebagai Babinsa.

Baca Juga: Polisi Ciduk TNI Gadungan Penjual Senjata Api Rakitan di Klaten

"Delapan hari yang lalu, warga telah melaporkan kepada pihak Kodim ada seorang yang mengaku Babinsa," kata Jomensen lewat keterangannya yang dikutip pada Selasa (31/5/2022).

"Dia (pelaku F) meminta-minta di tempat makan, toko dan warga. Begitu kita cek ternyata dia bukan babinsa."

Setelah mendapat laporan dari warga, Jomensen menuturkan pihaknya lantas mendapat informasi bahwa pelaku F berada di Kelurahan Kampung Satu Skip, Kecamatan Tarakan Tengah.

Tanpa membuang waktu, anggota Kodim Tarakan langsung meringkus pelaku F tanpa perlawanan. Pelaku kemudian langsung dibawa ke Makodim 0907/Tarakan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Baca Juga: TNI Gadungan Marah Saat Ditanya Anggota Kodim: Ngapain Ditanya-tanya, Kita Sama-Sama Tentara

Jomensen menjelaskan, dalam menjalankan aksinya, pelaku F menyamar sebagai anggota TNI dan kerap melakukan pemerasan dengan meminta sejumlah uang kepada warga.

Namun, ketika dilakukan pengecekan oleh Kodim 0907/Tarakan, ternyata pria berinisial F itu hanyalah warga sipil yang mengaku Babinsa.

Jomensen mengungkapkan pelaku F sehari-hari berprofesi sebagai tukang masak. Kepada anggota TNI, pelaku F mengakui perbuatannya. 

Pelaku, kata Jomensen, mengaku melakukan hal itu karena khilaf dan ingin mendapatkan uang dengan mudah.

Baca Juga: Anggota TNI Gadungan Tipu Perempuan yang Dikenal Lewat Aplikasi, Motor Korban Dijual Rp4 Juta

Adapun sejumlah tempat yang kerap dimintai uang dalam menjalankan aksinya yakni warga di Kelurahan Kampung 1, Kampung 6, rumah makan, rumah warga dan petani rumput laut.

"Tidak ada kekerasan, tetapi pemerasan ada. Sudah banyak yang diperas termasuk uang, barang dari masyarakat,” ujarnya.

“Kalau penyalahgunaan atribut TNI tidak ada, tetapi instansi ada. (F) mengatasnamakan Kodim 0907/Tarakan dan Babinsa.”

Lebih lanjut, Jomensen mengungkapkan pelaku F selain mengaku sebagai Babinsa, dia juga mengaku-ngaku sebagai Marinir TNI AL dan Babinkamtibmas.

Baca Juga: TNI Gadungan Tipu dan Perkosa Wanita di Lampung, Ditangkap Setelah Warga Curiga

Jomensen menilai aksi penipuan yang dilakukan F memeras warga sangat merugikan citra institusi TNI. Karena itu, untuk selanjutnya pria tersebut diserahkan ke Polres Tarakan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0907/Tarakan Letkol Inf Reza Fajar Lesmana mengimbau kepada seluruh warga Kota Tarakan untuk tidak mudah percaya terhadap oknum-oknum yang mengaku sebagai prajurit TNI.

“Bila menemukan hal-hal yang seperti ini, segera cross check dengan babinsa atau koramil terdekat,” kata Letkol Reza.

“Karena tidak menutup kemungkinan, pelaku yang mencatut institusi TNI, biasanya adalah orang-orang yang lihai dalam berkomunikasi.”

Baca Juga: Motif TNI Gadungan untuk Nikahi Janda Kaya, Terbongkar Usai Warga Curiga

 

Penulis : Tito Dirhantoro Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV


TERBARU