> >

Tak Hanya di Jakarta dan Surabaya, GP Ansor Juga Geruduk Holywings Bandung

Peristiwa | 26 Juni 2022, 20:37 WIB
Holywings Indonesia. Sejumlah kafe dan klub malam Holywings di beberapa tempat digeruduk warga sebagai imbas dari promo miras di media sosial menggunakan nama Muhammad dan Maria. (Sumber: Instagram)

BANDUNG, KOMPAS.TV - Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) mendatangi lokasi klub malam Holywing di sejumlah di Indonesia.

Tak hanya di Jakarta dan Surabaya,  GP Ansor cabang Kota Bandung juga mendatangi salah satu outlet Holywings di Jalan Karangsari, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (26/6/2022).

Sikap GP Ansor Bandung itu merupakan buntut promosi Holywings yang menggratiskan minuman beralkohol bagi siapa pun yang memiliki nama Muhammad.

Wakil Sekretaris GP Ansor Kota Bandung Mohamad Grandy mengatakan, pihaknya mendatangi Holywings untuk mengantarkan surat somasi yang berisi beberapa pernyataan terkait promosi kontroversial yang dibuat Holywings.

Pertama, GP Ansor menilai bahwa kegiatan promosi dengan mengaitkan minuman beralkohol dengan nama Muhammad adalah sebuah tindakan yang sangat menghina, melecehkan dan menistakan Yang Mulia Nabi Besar Muhammad Rasulullah SAW.

Baca Juga: GP Ansor Surabaya: Kami Mohon Wali Kota Surabaya Tutup Holywings

Kedua, mereka menilai bahwa upaya promo ini bertujuan untuk merusak akhlak dan masa depan generasi muda khususnya umat Islam yang dalam ajarannya jelas-jelas mengharamkan minuman keras.

Ketiga, GP Ansor Kota Bandung menilai bahwa sampai detik ini belum ada upaya yang tulus dan serius dari pemilik Holywings untuk meminta maaf kepada publik, khususnya umat Islam atas tindakan Holywings Indonesia yang telah secara jelas menghina, melecehkan dan menistakan Nabi Muhammad dan umat Islam.

Atas dasar hal tersebut, secara resmi GP Ansor Kota Bandung menuntut agar pemilik Holywing Indonesia segera tampil ke publik untuk meminta maaf atas tindakan penghinaan yang mereka lakukan.

Selain itu, GP Ansor juga mendesak aparat penegak hukum segera melakukan proses hukum terhadap semua pihak yang terlibat dalam kegiatan promosi tersebut tanpa pandang bulu.

"Dan yang terakhir, mereka juga menuntut pimpinan manajemen Holyings Outlet Bandung Karangsari melakukan klarifikasi atas keterkaitan dan keterlibatan mereka dalam kasus ini," kata Grandy.

Baca juga: Doa GP Ansor DKI untuk Holywings: Mudah-mudahan Manajemen Taubat, Jangan Sampai Terjadi Lagi

Grandy menegaskan bahwa GP Ansor Kota Bandung memberikan waktu 2x24 jam sejak surat somasi diterima untuk Holywings Indonesia untuk memenuhi semua tuntutan mereka.

"Jika dalam waktu 2x24 jam pihak Holywings Indonesia tidak dapat memenuhi tuntutan tersebut maka kami akan datang kembali ke Holywings dengan membawa seluruh kader GP Ansor maupun Banser yang ada di Kota Bandung," tutur Grandy.

 

Penulis : Baitur Rohman Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU