> >

Seorang Remaja Ditemukan Linglung Usai Hilang saat Berkemah di Garut, Satu Rekannya Belum Ditemukan

Peristiwa | 28 Juni 2022, 17:39 WIB
Pencarian seorang remaja yang menghilang saat berkemah di kawasan Pantai Cijeruk, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Remaja tersebut akhirnya ditemukan dalam keadaan linglung. (Sumber: Ist via Tribunnews.com)

GARUT, KOMPAS.TV – Seorang remaja yang sempat hilang saat berkemah di kawasan Pantai Cijeruk, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, ditemukan dalam keadaan linglung. Sementara rekannya belum ditemukan.

Sekretaris Camat Bungbulang, Agus Muldani mengatakan, remaja yang ditemukan dalam kondisi linglung tersebut bernama Ikja.

Menurut Agus, awalnya dua remaja yang hilang itu mengikuti acara bagi rapor sekolah di Pantai Sayang Heulang bersama guru SMK Nurul Uyun Bungbulang.

Namun Ikja dan rekannya yang bernama Abdul Fatah, memohon izin untuk kamping di sana.

"Jumlah semua siswa 30 orang, yang 28 pulang sementara Abdul Fatah dan Ikja izin ke kepala sekolah, mau kamping di sana," ujar Agus kepada Tribunjabar.id melalui sambungan telepon, Senin (27/6/2022) malam.

Baca Juga: Keluarga Marshanda Beri Klarifikasi terkait Kabar Marshanda Hilang di Amerika

Ikja dan Abdul Fatah pun datang ke kawasan Pantai Cijeruk pada Sabtu (25/6/2022) malam, sekitar pukul 20.00 WIB.

Keduanya mendirikan tenda di kawasan Legon Mayit berjarak 50 meter dari warung warga.

Warga setempat sempat melihat keduanya berlalu-lalang di kawasan tersebut menggunakan sepeda motor.

"Kemudian pukul dua dini hari, mereka ke warung membeli kopi dan makanan dan kembali ke tenda," ucapnya.

Pada Minggu (26/6/2022) pukul 03.00, keduanya kemudian datang lagi ke warung tersebut mencari kayu bakar. Namun penjaga warung tidak menyediakan kayu bakar.

Menurut penjelasan penjaga warung, lanjut Agus, keduanya kemudian meninggalkan warung dan berjalan ke arah yang berbeda.

"Yang satu ke utara, arah hutan, yang satu ke selatan arah laut.”

Kemudian diketahui bahwa remaja yang berjalan ke arah laut adalah Ikja, sementara Abdul Fatah menuju ke arah hutan.

“Yang ke laut itu jam empat subuh ditemukan warga sudah tidak pakai baju, hanya bercelana dalam," ungkap Agus.

Baca Juga: Keluarga Klarifikasi soal Kabar Marshanda di LA: Saat Ini Baik-baik Saja dan Tidak Menghilang

Kondisi Ikja saat itu disebut dalam keadaan linglung dan sulit berkomunikasi. Saat ditemukan warga, ia memeluk sebuah jeriken biru.

"Remaja yang namanya Ikja itu ditanya sama saya juga tidak nyambung, enggak bisa komunikasi," ucapnya.

Sementara, Abdul Fatah (18) sampai saat ini belum jelas keberadaannya.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Tribunnews.com


TERBARU