> >

Kapolda DIY Didesak Copot Kapolsek Srandakan, Buntut Komentar Tak Pantas soal Tragedi Kanjuruhan

Berita daerah | 4 Oktober 2022, 18:34 WIB
Akun Twitter Polsek Srandakan mengomentari tragedi di Stadion Kanjuruhan dengan kata-kata tak pantas. Jogja Police Watch mendesak Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta Irjen Pol. Asep Suhendar untuk mencopot Kapolsek Srandakan Kompol Sudarsono, Selasa (4/10/2022). (Sumber: Tangkapan layar Twitter/@txtberseragam)

"Apalagi saat ini masih dalam suasana duka yang mendalam atas peristiwa kelam di Stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur, yang mengakibatkan 125 orang meninggal dunia," ungkapnya.

Baca Juga: Polsek Srandakan Diduga Cuit Kata Kasar soal Tragedi Kanjuruhan, JPW: Tidak Memiliki Empati

Sebagaimana diberitakan Kompas TV sebelumnya, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widyana mengatakan, berdasarkan pendalaman yang dilakukan pihaknya bersama Tim Siber Kepolisan Daerah DIY, terungkap adanya kelalaian yang dilakukan oleh personel Polsek Srandakan.

"Terhadap berapa personel polsek, khususnya admin dan anggota yang bisa mengakses akun tersebut, dapat diketahui bahwa benar ditemukan adanya kelalaian dari anggota," jelasnya, Senin (3/10/2022).

Personel Polsek Srandakan berinisial TH itu mengakui memberi komentar tak pantas dan mencuitnya di Twitter.

Ia memiliki akses ke akun tersebut karena sempat mengoperasikan akun Polsek Srandakan.

"Yang bersangkutan telah mengakui memberi komentar dengan menggunakan akun Polsek Srandakan," kata Jeffry.

Kepada pemeriksanya, TH mengakui tak sadar dan tak sengaja dalam memberikan komentar menggunakan akun resmi Polres Srandakan.

Baca Juga: Kronologi Akun Polsek Srandakan Cuit Kata Kasar soal Tragedi Kanjuruhan hingga Kapolsek Akui Di-hack

 

Penulis : Nadia Intan Fajarlie Editor : Eddward-S-Kennedy

Sumber : Kompas TV, Kompas.com


TERBARU