> >

Pemilu 2024, Bupati Dadang Supriatna: Partisipasi Masyarakat Pemilih Kab Bandung di Atas 80 Persen

Jawa barat | 17 Februari 2024, 10:31 WIB

KAB. BANDUNG, KOMPAS.TV - Pasca pelaksanaan Pemilu 14 Februari 2024, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bandung, sehingga selama pelaksanaan pencoblosan Pemilu 2024 di Kabupaten Bandung berlangsung aman dan kondusif.

Hal ini diungkapkan Bupati Dadang Supriatna usai melaksanakan kegiataan rutin keagamaan Jumat Keliling (Jumling) ke-90 di Masjid Jami Argadinata RT 02/RW 08 Kampung  Bolero Desa Dayeuhkolot Kecamatan  Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, Jumat (16/2/2024).

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga  masyarakat Kabupaten Bandung yang sudah melaksanakan hak pilihnya pada 14 Februari 2024," kata Bupati Bandung.

 

"Saya melihat partisipasi masyarakat pemilih di atas 80 persen, sesuai dengan prediksi sebelumnya. Alhamdulillah hari ini lagi tahap proses penghitungan suara yang mudah-mudahan lancar," imbuh Dadang Supriatna.

Bupati Bedas juga turut mengucapkan terima kasih kepada para petugas dan penyelenggara Pemilu 2024, sehingga pesta demokrasi di Kabupaten Bandung bisa berjalan dengan lancar.

 

"Walaupun ada kendala yang sakit dan sebagainya. Makanya kita menyediakan fasilitas jaminan BPJS Ketenagakerjaan  dalam artian untuk membantu petugas supaya tidak mengeluarkan anggaran, apabila terjadi sakit," tutur orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini.

Dadang Supriatna pun turut mendoakan  kepada semua petugas atau penyelenggara Pemilu 2024 tetap dalam kondisi sehat dan selamat.

"Dan hari ini, tahapannya lagi proses masuk ke PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan). Nanti di PPK melaksanakan rapat pleno. Dari rapat pleno langsung ke KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Bandung. Dari KPU Kabupaten Bandung langsung  KPU Provinsi Jawa Barat dan KPU  Pusat. Nanti menunggu keputusan secara resmi dari KPU Pusat," tuturnya. 

Lebih lanjut Bupati Bandung berharap kepada masyarakat jangan terpancing dengan isu-isu yang tidak bertangungjawab.

"Jangan juga percaya hoaks, nanti kita menunggu keputusan secara resmi dari KPU sebagai penyelenggara Pemilu," ujarnya.

Penulis : KompasTV-Bandung

Sumber : Kompas TV


TERBARU