> >

Duduk Perkara Anak Ancam Bunuh Bapak dan Lempar Bom Molotov, Korban: Kerjaannya Cuma Tidur dan Mabuk

Sulawesi | 3 Maret 2024, 14:00 WIB
Ilustrasi bom molotov. (Sumber: Shutterstock Via Kompas.com)

BAUBAU, KOMPAS.TV –  Seorang warga Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Bukit Wolio Indah, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara berinisial RO (22) berusaha membunuh ayahnya dengan bom molotov.

Bom tersebut meledak dan melukai sang ayah, Gafur Ode serta dua bocah balita berusia empat tahun bernama Rendy Ode dan Kalia.

Kaki kanan Gafur mengalami luka bakar. Sementara anaknya, Rendy Ode (4) mengalami luka bakar di kedua kaki dan tangan serta wajahnya. 

Sedangkan Kalia (4) mengalami luka bakar dari kedua kaki hingga ke paha dan kedua tangannya.  

Baca Juga: Demo Rekapitulasi Suara Pemilu di KPU Sinjai Ricuh, Polisi Amankan Bom Molotov hingga Parang

Gafur Ode, pada Minggu (3/3/2024) menjelaskan, pelaku merupakan anak kandungnya. Pelaku melakukan aksinya setelah mereka sempat bertengkar.

“Dia anak kandung saya, anak pertama (pelaku RO). Saya kasih nasihat supaya ada kerjaannya juga,” tuturnya, menceritakan peristiwa yang terjadi pada Selasa (27/2) sore tersebut.

“Kerjaannya cuma tidur dan mabuk saja, tapi tidak tahu juga tidak mau dengar, dan dia emosi,” jelasnya.

Awalnya, kata Gafur, dirinya hendak menjual pengeras suara (speaker) dan amplifier di rumahnya.  Namun pelaku RO melarangnya sehingga terjadi pertengkaran antara keduanya.

Pelaku RO bahkan mengancam akan membunuh Gafur. 

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Gading-Persada

Sumber : kompas.com


TERBARU