Kompas TV regional update corona

Efek Covid-19, Wapres Maruf Ajak Ulama Bikin Fatwa Baru yang Relevan Pandemi

Senin, 25 Oktober 2021 | 11:47 WIB
efek-covid-19-wapres-maruf-ajak-ulama-bikin-fatwa-baru-yang-relevan-pandemi
Wapres Maruf Amin ajak ulama bikin fatwa terkait pandemi. Foto ini ketika beliau saat memberikan amanat dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1443 Hijriyah, (Sumber: Dok. Sekretariat Wakil Presiden)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan kondisi pandemi COVID-19 memberikan efek siginifikan bagi kehidupan keagamaan bagi masyarakat, tidak hanya di Indonesia saja. Tapi juga di seluruh dunia. Sehingga para ulama juga harus menelaah ulang pandangan keagamaannya agar senantiasa relevan.

Wapres juga mencontohkan, di dunia saat ini para ulama melakukan telaah ulang terkait pandangannya terhadap ajaran agama Islam. Bahkan membuat fatwa baru terkait pandemic dan kehidupan keberagamaan yang berbeda.

Fatwa baru para ulama dunia ini mulai dari persoalan ibadah hingga perkara hidup sehari-sehari dalam beragama. Termasuk juga urusan kesehatan yang beririsan langsung dengan pandemi covid-19 yang sudah membunuh jutaan orang dunia, termasuk para ulama di dalamnya.

“Pandemi COVID-19 juga berdampak pada kehidupan keagamaan. Para ulama di hampir semua negara, terutama yang berpenduduk muslim, melakukan i’adatu an-nadhar (telaah ulang) terhadap pandangan keagamaannya, karena sudah tidak sesuai dan tidak relevan dengan kondisi pandemi yang ada,” kata Ma’ruf saat menyampaikan pidato secara virtual pada acara Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) ke-20 Tahun 2021, yang digelar Kementerian Agama di Solo, Jawa Tengah, Senin.

Baca Juga: Besok, Wapres Dijadwalkan Buka Konferensi AICIS 2021 di Solo

Ia menjelaskan, beberapa fatwa baru itu kelak akan dijadikan pedoman. Misalnya, fatwa terkait tenaga medis atau para penderita covid, atau seperti cara pemulasaran Jenazah Covid-19 yang sesuai dengan kondisi di masyarakat.

“Sehingga bisa dijadikan panduan bagi umat Islam di berbagai negara untuk melaksanakan ibadah,” tambahnya.

Ada juga fatwa terkait ekononmi sebagai bagian mitigasi terkait efek covid-19 pada kehidupan umat muslim. Wapres juga mengingatkan, agama bukan sekadar ibadah semata, tapi juga bagian penting dalam proses penanggulangan Covid-19.

“Penanggulangan COVID-19 bukan semata-mata masalah kesehatan, tetapi termasuk bagian penting dari persoalan agama. Persoalan agama yang sesuai dengan syariah yang sifatnya memberikan penjagaan dan perlindungan,” ujar Wapres.

Baca Juga: Dear Pengusaha, Wapres Jelaskan 4 Langkah Penting agar Industri Halal Terus Maju

Penulis : Dedik Priyanto | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Ambon Masuk PPKM Level I

Selasa, 30 November 2021 | 19:45 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
19:55
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19