Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Presiden Jokowi Sebut Hilirisasi SDA Makin Meningkat akan Berdampak Lapangan Kerja Makin Banyak

Kompas.tv - 22 Maret 2022, 11:28 WIB
presiden-jokowi-sebut-hilirisasi-sda-makin-meningkat-akan-berdampak-lapangan-kerja-makin-banyak
ILUSTRASI - Proyek gasifikasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME) sebagai pengganti Elpiji agar bisa mengurangi impor LPG. (Sumber: Kontan.co.id)
Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Purwanto

JAKARTA, KOMPAS.TV – Presiden Joko Widodo menyebutkan akan ada banyak lapangan kerja seiring dengan tahapan hilirisasi sumber daya alam atau SDA yang semakin meningkat dari waktu ke waktu.

Hal ini juga akan memperkuat fondasi perekonomian domestik. “Tahap demi tahap hilirisasi akan semakin tinggi, akan semakin meningkat, dan akan terus ini menggerakkan ekonomi serta menciptakan lapangan kerja di dalam negeri,” kata Presiden dalam sambutan CNBC Indonesia Economic Outlook 2022 di Jakarta secara virtual, Selasa (22/3/2022).

Presiden mengatakan, Indonesia dalam beberapa waktu terakhir telah melakukan hilirisasi secara besar-besaran. Upaya untuk menciptakan nilai tambah perekonomian ini, menjadi salah satu fondasi perekonomian yang semakin kuat dari tahun ke tahun.

“Ekspor bahan baku, ekspor raw material (bahan mentah) kita setop, dan kita mendorong untuk hilirisasi di dalam negeri,” katanya.

Disebutkan, terdapat empat fondasi perekonomian yang semakin baik di 2022. Selain berlanjutnya hilirisasi, fondasi perekonomian lainnya adalah keberhasilan Indonesia menangani pandemi Covid-19 sehingga membuka peluang untuk melancarkan kegiatan ekonomi.

Baca Juga: Panggil Bahlil Minta Hilirisasi Batubara Tidak Diundur Lagi, Presiden Jokowi: Saya Kejar Terus

Indonesia terus menggerakkan roda-roda perekonomian meskipun pandemi Covid-19 menghadang selama 2020-2021. “Salah satunya karena kita tidak pernah lockdown. Dan ini mempermudah untuk akselerasi perekonomian di tahun 2022,” katanya.

Kemudian, dimulainya reformasi struktural perekonomian. Salah satu penanda reformasi struktural itu adalah pemerintah dan DPR telah mengesahkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

“Diterbitkannya UU Cipta Kerja, dilakukannya penyederhanaan birokrasi untuk investasi, merupakan fondasi besar yang hasilnya kita mulai lihat, kita mulai nikmati di tahun 2022 ini,” sebut Presiden.

Selanjutnya adalah perkembangan ekonomi digital di Indonesia. Infrastruktur ekonomi digital di Indonesi. “Fondasi ekonomi digital sebagai basis ekonomi baru juga sudah cukup kuat di tahun lalu. Telah lahir decacorn, telah bertambah terus jumlah unicorn di dalam negeri,” jelasnya.

Dengan berbagai fondasi tersebut, Presiden Jokowi meyakini Indonesia dapat mengakselerasi pemulihan perekonomian pada 2022.




Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA



Close Ads x