Kompas TV internasional kompas dunia

Cara Unik Kritik Pemerintah, Pria Selandia Baru Ini Gambar Penis di Tiap Jalan Berlubang

Kompas.tv - 5 Mei 2021, 14:28 WIB
cara-unik-kritik-pemerintah-pria-selandia-baru-ini-gambar-penis-di-tiap-jalan-berlubang
Geoff Upson berdiri dengan latar gambar penis bikinannya di Old North Road, Auckland, Selandia Baru. Gambar itu adalah bentuk kritik ke pemerintah kota. (Sumber: Dok. Geoff Upson via NZ Herald)
Penulis : Ahmad Zuhad | Editor : Purwanto

Upson pun mengajukan keberatan pada Dinas Transportasi Auckland hingga sebanyak 20 kali laporan. Namun, keluhan Upson itu diabaikan dan jalanan dekat rumahnya masih rusak.

Karena kesal, Upson mulai menggambari area jalan yang rusak. Sejak saat itu, ia mengaku telah membuat lebih dari 100 gambar, termasuk gambar penis di sekitar rumahnya.

Pemilihan gambar penis sendiri terkait dengan lebar jalan yang rusak. 

Baca Juga: Setia, Seekor Kucing Berusaha Gali Tanah Kuburan Orang yang Sering Beri Makanan

Bila area yang rusak kecil, Upson hanya akan menggambar lingkaran di sekitarnya. Sementara, gambar penis untuk menyoroti area jalan yang rusak lebar.

Terkait coretan di Old North Road, Upson sebenarnya membuat gambar itu pada Februari 2021.

Akan tetapi, jalan rusak itu belum juga diperbaiki hingga gambar bikinannya pudar. Upson pun kembali mendatangi jalan itu minggu lalu untuk menggambar ulang penis di sana.

Bagi Upson, Pemerintah Kota Auckland cuma punya satu pekerjaan rumah terkait aksinya: memperbaiki jalanan yang rusak. 

Menurut Upson, perbaikan ini penting untuk menjamin keselamatan warga. Namun, pemerintah Auckland tak melakukan itu.

Baca Juga: Pria di Sukoharjo Nekat Beli Mobil Jenazah untuk Mobil Pribadi, Warga Sempat Dengar Suara Tangisan

Ia berjanji tak akan lagi menggambari jalanan, bila pemerintah mau memperbaikinya.

“Jika mereka bertindak memperbaiki jalan, maka 100 persen gambar saya akan dihapus,” kata Upson.

Kini, Dinas Transportasi Auckland mengaku akan segera memperbaiki area rusak di Old North Road. 

Pemerintah juga bakal menghitung ongkos penghapusan grafiti itu dan meminta Upson sebagai pelaku vandalisme mengganti rugi perbaikan itu.



Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA



Close Ads x