Kompas TV internasional kompas dunia

Trump Teken 4 Perintah Eksekutif Baru: Bangun Iron Dome di AS dan Larang Transgender Masuk Militer

Kompas.tv - 28 Januari 2025, 23:17 WIB
trump-teken-4-perintah-eksekutif-baru-bangun-iron-dome-di-as-dan-larang-transgender-masuk-militer
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat menandatangani perintah eksekutif di Oval Office, Gedung Putih, Washington, Senin (20/1/2025). (Sumber: Evan Vucci/Associated Press)
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Desy Afrianti

WASHINGTON, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menandatangani empat perintah eksekutif baru terkait pertahanan negara tersebut, Senin (27/1/2025). Salah satu perintah eksekutif Trump adalah membangun sistem pertahanan Iron Dome di AS.

Sederetan perintah eksekutif itu diumumkan Trump saat acara retret bagi anggota parlemen dari Partai Republikan di resor golfnya di negara bagian Florida. Trump berjanji kebijakan ini akan memperkuat aset-aset militer AS.

Al Jazeera melaporkan, Trump menyebut perintah eksekutif pertama adalah pembangunan segera "perisai pertahanan rudal Iron Dome yang canggih, yang dapat melindungi rakyat Amerika."

Baca Juga: Google Siap Ubah Nama Teluk Meksiko dan Gunung Denali di Peta sesuai Permintaan Trump, Ini Syaratnya

Donald Trump sendiri pernah mengatakan ingin menyaingi Iron Dome Israel dalam kampanye Pilpres AS 2024. Sistem Iron Dome Israel sendiri selama ini didanai oleh AS.

Sedangkan dua perintah eksekutif lain adalah menghapus kebijakan keberagaman, kesetaraan, dan inklusi (DEI) serta melarang transgender menjadi personel militer AS.

Perintah eksekutif yang keempat mengembalikan personel yang sebelumnya dibebastugaskan karena melanggar pembatasan selama pandemi Covid-19. Sekitar 8.000 personel dibebastugaskan terkait pembatasan Covid-19 pada Agustus 2021 hingga Januari 2023.

Saat menjabat sebagai presiden pada 2017, Trump sempat membuat kebijakan larangan transgender masuk militer AS. Namun, pelarangan ini dicabut Joe Biden ketika menjabat pada 2021.

Sekitar 8.000 personel militer AS diperkirakan beridentitas transgender. Jumlah sebenarnya diperkirakan lebih banyak karena personel militer takut mengungkapkan identitasnya secara umum.

Baca Juga: Warga Gaza Tolak Usulan Trump untuk Tinggalkan Tanah Air Palestina




Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA



FOLLOW US




Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.


VIDEO TERPOPULER

Close Ads x