Kompas TV nasional hukum

Ferdy Sambo Bantah Keterangan Eliezer: Skenario Tewasnya Yosua Dibuat di Duren Tiga, Bukan Saguling

Kompas.tv - 10 Januari 2023, 12:45 WIB
ferdy-sambo-bantah-keterangan-eliezer-skenario-tewasnya-yosua-dibuat-di-duren-tiga-bukan-saguling
Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat, Ferdy Sambo,di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (Sumber: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww)
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti | Editor : Desy Afrianti

JAKARTA, KOMPAS.TV - Terdakwa Ferdy Sambo membantah telah membuat skenario bohong tewasnya Brigadir Pol Nofriansyah Yosua Hutabarat di lantai 3 rumah Jl Saguling.

Dijelaskan Ferdy Sambo, skenario bohong dibuatnya di rumah Jl Duren Tiga No 46 setelah Yosua meninggal dunia.

Hal tersebut disampaikan Ferdy Sambo dalam pemeriksaan dirinya sebagai terdakwa kasus tewasnya Brigadir Pol Nofriansyah Yosua Hutabarat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2023).

“Penjelasan tentang cerita yang tidak benar atau skenario itu, saya jelaskan ke Richard setelah penembakan di Duren Tiga, bukan di lantai 3 Saguling,” ucap Ferdy Sambo.

Hakim Wahyu Iman Santoso kemudian mengonfirmasi lagi kepada Ferdy Sambo dengan bertanya, apakah keterangan Richard Eliezer soal skenario bohong tewasnya Yosua dibuat di lantai 3 rumah Jl Saguling adalah hal yang tidak benar.

Baca Juga: Ini Momen Saat Kuat Maruf Minta 'Ditembak' Langsung di Persidangan: Mumet Saya di Sini

Ferdy Sambo menuturkan, dalam persidangan sebelumnya, dirinya sudah membantah kesaksian Richard Eliezer yang mengatakan skenario tewasnya Yosua dibuat di lantai 3 Jl Saguling.

“Kami sudah membantah pada saat kesaksian yang bersangkutan yang mulia,” ujar Ferdy Sambo.

Dalam sidang, Hakim Wahyu kemudian bertanya kepada Ferdy Sambo, bagaimana pembunuhan bisa terjadi di Duren Tiga jika dirinya membantah telah membuat skenario di lantai 3 Jl Saguling.

Sementara, Putri Candrawathi bersama Richard Eliezer, Ricky Rizal Wibowo, Kuat Maruf, dan Yosua bisa bersama-sama pergi ke rumah Duren Tiga.

“Terkait kenapa mereka harus ikut yang mulia, kembali saya sampaikan, mereka ini sudah tahu apa yang harus mereka lakukan kalau dari luar kota, pasti melakukan PCR dan isolasi,” kata Ferdy Sambo.

Atas jawaban tersebut, Hakim Wahyu pun bertanya kepada Ferdy Sambo kenapa Susi yang merupakan asisten rumah tangga dan ikut perjalanan dari Magelang tidak ikut isolasi ke rumah Duren Tiga.

Baca Juga: Kata Ferdy Sambo Sebelum Beri Rp500 Juta ke Ricky, Richard Eliezer, dan Kuat: Apa Sesuai Skenario

“Itulah yang saya sampaikan yang mulia, siapa yang ditinggal, siapa yang harus ikut, saya tidak mengurusi yang mulia,” kata Ferdy Sambo.

Hakim Wahyu seolah tidak cukup puas dengan jawaban Ferdy Sambo, sebab sebelumnya suami Putri Candrawathi tersebut mengatakan untuk protokol kesehatan di keluarganya dilakukan secara ketat.

“Faktanya saudara susi tinggal, tidak ikut dengan rombongan padahal dia sudah mau bergabung,” kata hakim.

Mendengar pertanyaan Hakim Wahyu, Ferdy Sambo pun mengatakan dirinya tidak mungkin mengurusi Susi yang tidak ikut isolasi ke Duren Tiga.

“Saya sampaikan bahwa saya tidak mungkin urusin Susi yang mulia,” ucap Ferdy Sambo.

“Jadi saudara tidak tahu menahu?” tanya Hakim Wahyu.

“Saya tidak tahu menahu yang mulia,” jawab Ferdy Sambo.

Baca Juga: Alasan Ricky Rizal Hancurkan Handphone Pribadinya: Karena Mau Disita Penyidik

 




Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA



Close Ads x