Kompas TV olahraga sepak bola

PSIS Semarang Gagal Meraih Tren Positif usai Ditumbangkan Dewa United dengan Skor 1-4

Kompas.tv - 3 Februari 2025, 23:55 WIB
psis-semarang-gagal-meraih-tren-positif-usai-ditumbangkan-dewa-united-dengan-skor-1-4
Alex Martin dan kolega merayakan selebrasi gol yang dicetak Alex Martin dalam laga PSIS vs Dewa United. Skor berakhir untuk kemenangan Dewa United dengan skor 1-4. Alex Martin mencetak Hattrick pada laga ini. (Sumber Foto: Ist)
Penulis : Rizky Ade Saputro | Editor : Deni Muliya

JAKARTA, KOMPAS.TV - Laskar Mahesa Jenar julukan PSIS Semarang gagal mengamankan poin di kandang, usai menelan kekalahan 1-4 dari tim tamu, Dewa United dalam lanjutan pekan ke-21 Liga 1 2024/2025. Laga digelar di Stadion Jatidiri, Semarang, Senin (3/2/2025) malam.

Pelatih PSIS, Gilbert Agius mengatakan, pertandingan ini sangat sulit karena melawan tim terbaik di Indonesia.

Dirinya mengaku sudah mengantongi kelemahan Dewa United. Namun, justru tim Dewa United yang mampu membongkar kelemahannya.

"Pertandingan yang berat melawan salah satu tim terbaik di Indonesia. Kami sudah mengandalkan serangan balik. Namun, mereka berhasil membongkar pertahanan kami," ucap Gilbert usai laga seperti dilansir TribunJateng.com.

Gilbert menyebut, timnya sudah tampil baik dan ciptakan gol menit awal. Dia menyesalkan beberapa peluang didapat anak asuhnya tapi belum bisa cetak gol.

"Pemain mengawali pertandingan cukup bagus dengan cetak gol. Saya menyesalkan beberapa peluang tidak dapat dimaksimalkan dengan baik untuk mencetak gol lagi." pungkasnya.

Baca Juga: Ole Romenij, Dion Markx, dan Tim Geypens Selangkah Lagi jadi WNI usai DPR RI Beri Restu

Di kubu lawan, pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink mengatakan, dirinya senang karena bisa menang.

Menurut dia, ini semua berkat kerjasama tim bukan individual. Banyak peluang yang tercipta berkat game plan yang berjalan dengan baik.

"Saya senang karena kita menang. Saat ini bukan hanya berbicara skor. Tetapi, bagaimana bermain sepakbola yang bagus menciptakan sebuah peluang sesuai dengan gameplan. Saya melihat kami unggul 84% menguasai bola disebabkan kami tidak ada kualitas individu. Saya senang 30 menit pada babak kedua kita ciptakan banyak peluang. Terutama gol ketiga yang tercipta berkat kerja sama tim bukan individu," kata Jan Olde, usai laga.

Jan Olde juga memuji penampilan apik Theo yang masuk menggantikan Messidoro pada babak kedua.

Ia menyebut Theo baru dimainkan namun terasa sudah empat tahun.

"Babak kedua secara keseluruhan bermain bagus. Termasuk Theo yang menggantikan Messidoro. Sangat  bagus Theo bermain terasa bermain empat tahun. Ini pujian besar buat Theo," tambahnya.

Baca Juga: Didampingi 3 Asisten Pelatihnya, Patrick Kluivert Pantau Langsung Para Pemain Liga 1

Theo Fillo Numberi, pemain Dewa United mengucap syukur atas kemenangan ini. Walaupun timnya sempat kebobolan pada awal menit babak pertama. 

"Sangat bersyukur atas kemenangan ini. Walaupun sempat kebobolan awal babak pertama tapi sebagai tim bisa memenangkan pertandingan," pungkas Theo.

Kekalahan dari Dewa United membuat PSIS Semarang tertahan di posisi 13 klasemen sementara.

Sedangkan tim tamu, Dewa United berhasil mendekati poin Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta dengan mengemas 37 poin.




Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA



FOLLOW US




Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.


VIDEO TERPOPULER

Close Ads x