Kompas TV olahraga sepak bola

AC Milan Kalah Dua Laga Beruntun, Sergio Conceicao Bela Timnya

Kompas.tv - 28 Februari 2025, 08:28 WIB
ac-milan-kalah-dua-laga-beruntun-sergio-conceicao-bela-timnya
Penyerang AC Milan Rafael Leao diadang pemain Bologna Santiago Castro saat Milan kalah 1-2 di Stadion Renato Dall Ara, Jumat (28/2/2025) dini hari WIB. (Sumber: Michele Nucci/LaPresse Via AP)
Penulis : Haryo Jati | Editor : Desy Afrianti

BOLOGNA, KOMPAS.TV - AC Milan dihujani kritikan keras setelah kalah di dua laga beruntun Serie A.

Usai takluk dari Torino, Milan dihantam Bologna 1-2 di Stadion Renato Dall’Ara, Jumat (28/2/2025) dini hari WIB.

Pada laga tersebut, Milan sebenarnya mampu unggul duluan lewat torehan Rafael Leao di menit ke-43.

Baca Juga: Inter Milan Singkirkan Lazio, Lolos ke Semifinal Coppa Italia

Namun, di babak kedua Bologna malah mampu bangkit.

Santiago Castro mampu mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-48.

Bologna pun akhirnya memastikan kemenangan lewat torehan Dan Ndoye di menit ke-82.

Pada laga itu, gol penyama kedudukan Castro sempat bermula ketika tandukan Lorenzo De Silvestri mengenai tangan Giovanni Fabbian, namun wasit tak menghiraukannya.

Pelatih Milan Sergio Conceicao pun mempertanyakan keputusan wasit tak menghiraukan adanya pelanggaran itu.

“Ada handball yang jelas saat menyamakan kedudukan. Kami seharusnya melakukan lebih banyak dengan kesalahan tersebut, tapi insiden negatif itu malah melawan kami dan sangat menentukan saat itu,” ujar Conceicao dikutip dari Football Italia.

“Kami melakukan banyak hal bagus selama pertandingan, bahkan jika tak banyak pembicaraan tentang sepak bola dibandingkan hal lain, tapi tak apa. Kami membuat kesalahan, yang lain juga membuat kesalahan dan insiden kecil seperti ini terbukti menentkan pada akhirnya,” kata pria Portugal itu.

Conceicao sendiri merasa kesal saat ditanya situasi di Milan, yang masih kesulitan meningkatkan performa tim.

Baca Juga: Copa del Rey 2024-2025: Laga Atletico vs Barcelona Berakhir Sama Kuat 4-4

Apalagi, Il Diavolo Rosso masih berada di posisi kedelapan klasemen sementara Serie A.

“Saya menyadari setiap hari orang membicarakan situasi saya di sini dan masa depan saya, bersiap seolah saya baru saja datang ke sini, tetapi kami menghadapi lima klub Italia yang sangat besar, saya menghadapi pelatih seperti Sarri dan Pioli yang menangani tim yang secara tori lebih lemah, tetapi saya selalu lolos melawan mereka selain dengan Inter,” katanya.

“Saya melihat orang-orang membicarakan situas saya, jadi biarkan mereka menyuruh saya pergi jika mereka mau, saya tak menginginkan satu euro lagi, jadi biarkan saya meyakinkan mereka. Saya tak datang ke sini begitu saja tanpa tujuan. Saya memenangkan 13 trofi, saya bermain dalam 100 pertandingan Liga Champions,” katanya.




Sumber : Football-Italia




BERITA LAINNYA



FOLLOW US




Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.


VIDEO TERPOPULER

Close Ads x