KOMPAS.TV - Sri Mulyani berusaha meyakinkan market yang terus tertekan bahwa pengelolaan APBN tetap dilakukan secara profesional.
Dari APBN yang tekor di awal tahun, memasuki Maret, penerimaan bruto perpajakan sudah naik 6 persen. Defisit APBN juga dijaga di level 2,5 persen.
Sri Mulyani mengklaim, beberapa indikator seperti penawaran yang masuk saat lelang surat utang negara, menunjukkan kepercayaan investor, baik domestik maupun asing, masih terjaga.
Baca Juga: Tegaskan Tidak Mundur Sebagai Menkeu, Sri Mulyani: Saya Fokus Kelola APBN & Keuangan Negara
#apbn #srimulyani
Bagikan perspektif Anda, sumbangkan wawasan dari keahlian Anda, dan berkontribusilah dalam memperkaya pemahaman pembaca kami.
Sumber : Kompas TV
Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.