> >

India Pindahkan Tahanan Pelaku Pembunuhan Simpatisan BJP, Terkait Kasus Penghinaan Nabi Muhammad

Kompas dunia | 3 Juli 2022, 19:07 WIB
Ilustrasi. Demonstran membakar poster Nupur Sharma, politikus partai berkuasa di India yang dianggap menghina Nabi Muhammad. Foto diambil di Lahore, Pakistan pada 12 Juni 2022. Pada Sabtu (2/7/2022), satuan anti-terorisme India mengambilalih penahanan dua tersangka pembunuhan seorang penjahit yang diduga mengunggah konten berisi dukungan terhadap Nupur Sharma. (Sumber: K.M. Chaudary/Associated Press)

Sementara itu, kepolisian Rajasthan menyebut para tersangka terlibat dengan organisasi Dawat-e-Islam yang berasal dari Pakistan. Salah satu pelaku bahkan disebut pernah bertemu representatif organisasi itu di Karachi pada 2014.

Pernyataan Nupur Sharma yang dianggap menghina Nabi Muhammad serta pembunuhan Kanhaiya Lal memicu ketegangan antara komunitas Hindu dan Muslim di India belakangan ini.

Demonstrasi merebak di berbagai wilayah India, termasuk di ibu kota New Delhi. Risiko kekerasan membuat aparat menerjunkan ratusan personel ke Udaipur.

Otoritas setempat pun sempat terpaksa memutus jaringan internet di sejumlah wilayah negara bagian Rajasthan untuk mencegah kekerasan menyebar.

Nupur Sharma, waktu itu masih berstatus juru bicara BJP, dianggap menghina Nabi Muhammad pada Mei silam.

Selain memicu aksi demonstrasi dan kekerasan, pernyataan Sharma membuat India diprotes berbagai negara dengan populasi mayoritas muslim, termasuk Indonesia.

Baca Juga: Imbas Politikus India yang Hina Nabi Muhammad Mengkhawatirkan, Aksi Kekerasan Berlanjut

 

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV


TERBARU