> >

Situs BSSN Diretas, DPR: Ini Pukulan Telak!

Politik | 25 Oktober 2021, 19:15 WIB
Ilustrasi hacker tengah meretas sebuah situs. (Sumber: Pixabay via Tribunnews.com)

JAKARTA, KOMPAS TV - Anggota Komisi I DPR RI Sukamta menyebut peristiwa peretasan yang menimpa situs Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sebagai pukulan telak bagi dunia pertahanan siber Indonesia. 

Menurut dia, serangan siber ini sudah sepatutnya menjadi pembelajaran berharga bagi BSSN untuk meningkatkan pertahanan dari hacker yang berasal dari luar dan dalam negeri. 

Baca Juga: Kepala BSSN Mengaku Sedih Banyak Terjadi Kebocoran Data di Kementerian dan Lembaga

"Ini pukulan telak bagi kita semua. Ini menunjukkan entitas-entitas negara yang sudah seharusnya terjamin keamanan dan ketahanan sibernya justru malah kebobolan," kata Sukamta di Jakarta, Senin (25/10/2021). 

Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI ini mengingatkan agar audit terhadap keamanan dan ketahanan siber harus terus dilakukan secara berkala khususnya di setiap instansi publik. 

Selain itu perlu juga dilakukan pembaharuan sistem keamanan dan ketahanan secara berkala mengikuti teknologi yang terus berkembang. 

"Ini harusnya bisa dilakukan oleh BSSN. Tapi, BSSN perlu ditopang secara lebih kuat untuk bisa melaksanakan tugasnya secara lebih maksimal. Untuk itu diperlukan RUU Keamananan dan Ketahanan Siber (RUU KKS) yang menjadi payung hukum BSSN dalam menjalankan tupoksinya," ujarnya. 

Ia menyebut, melihat adanya situs BSSN dan lembaga pemerintahan lainnya yang kerap diretas, maka RUU KKS harus kembali dibahas di legislatif. 

"Melihat kasus-kasus peretasan terus terjadi dan bahkan bisa membobol BSSN, saya mendorong RUU KKS bisa dipertimbangkan kembali untuk dibahas di DPR," kata dia.

Ia menyatakan, Komisi I DPR bersama pemerintah (Kominfo) kini sedang membahas RUU Pelindungan Data Pribadi (PDP).

Penulis : Fadel Prayoga Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU