> >

Ini Strategi Pemerintah Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19 Varian Omicron

Kesehatan | 29 Januari 2022, 19:25 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan keterangan pers terkait perkembangan Covid-19 di Istana Bogor, Jumat (28/1/2022). (Sumber: YouTube Sekretariat Presiden)

Presiden Jokowi menambahkan dengan isolasi mandiri di rumah untuk pasien tanpa gejala dan menggunakan fasilitas telemedicine, maka beban fasilitas kesehatan dari puskesmas sampai rumah sakit bisa berkurang.

Baca Juga: Ini Gejala Umum Pasien Covid-19 yang Terinfeksi Varian Omicron

Hal ini penting agar fasilitas kesehatan dapat lebih fokus menangani pasien dengan gejala berat maupun pasien penderita penyakit lain yang membutuhkan layanan intensif.

"Saya minta bapak, ibu, saudara-saudara sekalian tetap tenang, tidak panik, laksanakan selalu protokol kesehatan, kurangi aktivitas yang tidak perlu," ujar presiden.

"Saya mengajak saudara-saudara sekalian menjaga kesehatan diri masing-masing sebaik-baiknya untuk meningkatkan imunitas," sambung Presiden Jokowi.

Dikatahui sehingga secara akumulatif ada 4.330.763 kasus positif Covid-19 di Indonesia hingga saat ini, Sabtu (29/1/2022).

Baca Juga: Kasus Covid-19 Mulai Naik, Ini 3 Sifat Varian Omicron yang Harus Diketahui

Jumlah tersebut setelah adanya penambahan 11.588 kasus baru Covid-19 dari hasil pemeriksaan terhadap 383.401 spesimen dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data tersebut, kasus baru pasien konfirmasi positif Covid-19 tersebar di 33 provinsi. Tercatat pula ada lima provinsi dengan penambahan kasus baru dalam jumlah tinggi.

Kelima provinsi itu yakni DKI Jakarta (5.765 kasus), Jawa Barat (2.525 kasus), Banten (1.911 kasus), Jawa Timur (363 kasus) dan Bali (325 kasus).

Penularan Covid-19 secara keseluruhan hingga saat ini terjadi di 510 kabupaten/kota yang berada di 34 provinsi.

 

Penulis : Johannes Mangihot Editor : Hariyanto-Kurniawan

Sumber : Kompas TV


TERBARU