> >

Aplikasi Pertamina yang Diretas Desorden Berisi Data Karyawan, Lama Tidak Update

Kriminal | 18 September 2022, 13:22 WIB
Ilustrasi hacker atau peretas. Kebobolan data yang dialami oleh anak usaha Pertamina Hulu Energi, merupakan data di aplikasi internal, di antaranya tentang SOP dan data karyawan. (Sumber: Shutterstock via Kompas.com)

Pernyataan Desorden tersebut disampaikan melalui pesan yang ditinggalkan seusai membagikan data Pertamina di Breach forum pada Sabtu (16/9/2022).

"This data breach involved 1.6 GB of databases and source coding, little because we are too lazy to transfer the rest of hundreds of GBs out of its network."

(Data yang dibobol ini berukuran 1,6 GB beserta kode sumbernya, sedikit, karena kami terlalu malas untuk mentransfer sisa ratusan GB dari jaringannya).

Desorden juga secara gamblang menyebut bahwa mereka yang bertanggung jawab atas pembobolan data tersebut.

Baca Juga: Selain Pertamina, Desorden Pernah Hack Acer & Hotel, Minta Tebusan Rp13,5 Miliar

"We take responsibilities for the hack and data breach of PT Sigma Cipta Utama, the sole subsidiary in charge of Data Management in Elnusa Group, subsidiary of Pertamina Indonesia, a state-owned company of Indonesia government," tulisan dalam peretasan itu sebagaimana dikutip dari pemberitaan Kompas TV.

(Kami bertanggung jawab atas peretasan dan pembobolan data PT Sigma Cipta Utama, satu-satunya anak perusahaan yang bertanggung jawab atas Manajemen Data di Elnusa Group, anak perusahaan Pertamina Indonesia, perusahaan negara milik pemerintah).

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


TERBARU