Kompas TV nasional peristiwa

Wagub DKI Sebut Belum Terima Pemberitahuan Soal Rencana Aksi Buruh di JIS

Kamis, 21 April 2022 | 16:50 WIB
wagub-dki-sebut-belum-terima-pemberitahuan-soal-rencana-aksi-buruh-di-jis
Wakil Gubernur DKI Jakarta (Wagub DKI) Ahmad Riza Patria, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (18/4/22). (Sumber: Kompas.tv/HASYA NINDITA)

Penulis : Hasya Nindita | Editor : Desy Afrianti

JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan belum menerima surat pemberitahuan atau informasi terkait rencana aksi unjuk rasa buruh yang akan digelar di Jakarta International Stadium (JIS) pada 14 Mei 2022 mendatang. 

Nantinya, kata dia surat pemberitahuan yang masuk akan dipelajari terlebih dahulu mengenai kemungkinan diselenggarakan aksi unjuk rasa di JIS atau tidak. 

"Belum ada saya tahu sampai hari ini, surat masuk yang kami terima nanti kami akan pelajari apakah dimungkinkan atau tidak," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (21/4/22). 

Baca Juga: Ratusan Buruh Geruduk Gedung DPR, Ini 10 Tuntutan Mereka

Riza berjanji, Pemprov DKI akan mempelajari setiap permintaan dari masyarakat untuk menggunakan JIS. 

Namun, kata dia, saat ini, JIS masih dalam tahap akhir pembangunan dan belum dilakukan grand launching. 

"Ini kan masih di soft launching belum grand opening dan juga kemarin kami gunakan untuk IYC (International Youth Championship -red) yang baru saja berakhir," kata Riza. 

Dia mengatakan, JIS akan digunakan untuk kepentingan olahraga, budaya, agama, sosial, dan kepentingan positif lainnya. 

"Kami bersyukur dan senang punya stadion yang baik, megah, besar, berstandar internasional sebagai stadion kebanggaan kami," kata dia. 

Baca Juga: Partai Buruh Kritik Skema Subsidi Upah: Diskriminasi, Harus Diberikan Kepada Seluruh Pekerja

Pemprov DKI, kata dia, menghormati hak demokrasi setiap warga negara, namun, jika ada masukan atau pendapat yang bisa disampaikan secara musyawarah dapat disampaikan langsung melalui perwakilan atau bersurat.  

Jika tetap akan melaksanakan aksi, Riza mengimbau untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak mengumpulkan massa dengan jumlah yang berlebihan karena dikhawatirkan mengganggu kenyamanan publik. 

"Kami khawatir kalau ada pengumpulan masa yang banyak yang berlebihan, itu dapat mengganggu pelayanan publik, mengganggu ketertiban, dan takut disusupi oleh kepentingan lainnya. Kita harus jaga ya," kata dia. 

Baca Juga: Tuntut 3 Hal, Partai Buruh Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Kantor Kementerian Perdagangan

Sebelumnya, ribuan buruh dikabarkan akan menggelar aksi bertajuk Peringatan May Day pada tanggal 14 Mei 2022. 

Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengatakan, aksi ini akan diikuti oleh 100 ribu buruh se-Jabodetabek di depan DPR RI. Lalu setelahnya akan ada deklarasi buruh dengan dua opsi lokasi. 

"Setelah itu, akan dilakukan deklarasi perjuangan buruh oleh Partai Buruh dan gerakan buruh Indonesia di Jakarta International Stadium (JIS) atau Istora Senayan," kata Said dalam keterangan tertulis, Kamis (21/4/22). 

Aksi 14 Mei ini merupakan rangkaian dari aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di mana buruh akan menggelar aksi terlebih dahulu pada tanggal 1 Mei 2022 di depan kantor KPU. 

Said menjelaskan, aksi akan mengusung tuntutan pemilu jujur adil, tolak politik uang, dan Pemilu harus diselenggarakan 14 Februari 2024. 


Sumber : Kompas TV

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



Video Pilihan

BERITA LAINNYA


Close Ads x