Kompas TV internasional kompas dunia

Kebakaran Pipa Gas di Malaysia, PM Anwar Ibrahim: Pemerintah dan Petronas Bertanggung Jawab Penuh

Kompas.tv - 1 April 2025, 22:54 WIB
kebakaran-pipa-gas-di-malaysia-pm-anwar-ibrahim-pemerintah-dan-petronas-bertanggung-jawab-penuh
Dalam foto yang disediakan oleh Kantor Perdana Menteri Malaysia, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, di tengah dengan pakaian biru muda, berjalan bersama pejabat setempat untuk mengunjungi lokasi setelah pipa gas meledak di Putra Heights di Puchong, Malaysia, Selasa, 1 April 2025. (Sumber: Kantor Perdana Menteri Malaysia via AP)
Penulis : Rizky L Pratama | Editor : Vyara Lestari

KUALA LUMPUR, KOMPAS.TV – Kebakaran pipa gas di Jalan Putra Harmoni, Putra Heights, Subang Jaya, mengganggu perayaan hari kedua Idulfitri, Senin (1/4/2025). Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim mengunjungi lokasi dan mengumumkan bantuan bagi korban terdampak.

Sebanyak 190 rumah mengalami kerusakan akibat kebakaran yang terjadi pada Senin pagi. Selain itu, sebanyak 148 mobil dan 11 sepeda motor juga dilaporkan terdampak. 

Dampak kebakaran bahkan terasa hingga beberapa kilometer dari lokasi kejadian. Warga sekitar melaporkan adanya "hujan pasir dan debu" yang menyelimuti rumah dan kendaraan mereka.

Baca Juga: Ledakan Pipa Gas di Malaysia: Api Menjulang 20 Lantai, 112 Orang Terluka

Saat mengunjungi lokasi kebakaran dan pusat operasi penanganan bencana, PM Anwar Ibrahim menyatakan bahwa pemerintah akan memberikan bantuan sebesar RM 5.000 atau sekitar Rp18,6 juta kepada pemilik rumah yang hancur total, serta RM2.500 atau Rp9,3 juta bagi mereka yang rumahnya mengalami kerusakan sebagian.

“Pemerintah dan Petronas akan bertanggung jawab penuh dalam perbaikan kawasan ini. Namun, perlu waktu sekitar satu tahun, tidak seperti banjir yang hanya membutuhkan satu atau dua minggu untuk pemulihan,” ujar Anwar dikutip dari Bernama.

Selain itu, Pemerintah Malaysia bersama Petronas dan pemerintah negara bagian Selangor tengah berdiskusi mengenai solusi tempat tinggal sementara bagi warga yang terdampak. 

Sementara itu, seluruh aparat terkait telah dikerahkan untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan para korban.

Investigasi dan Penanganan

Pihak berwenang tengah melakukan investigasi guna mengetahui penyebab kebakaran. Untuk sementara, warga yang rumahnya terdampak belum diizinkan kembali ke tempat tinggal mereka hingga situasi dinyatakan aman.

Menteri Kesehatan Datuk Seri Dr Dzulkefly Ahmad telah mengunjungi korban yang dirawat di Rumah Sakit Sultan Idris Shah. 

Sementara itu, Menteri di Departemen Perdana Menteri (Urusan Agama) Datuk Dr Mohd Na’im Mokhtar meninjau pusat penampungan sementara di Dewan Serbaguna Masjid Putra Heights, tempat 149 korban dari 24 keluarga sementara tinggal.

Kami memberikan ruang untuk Anda menulis

Bagikan perspektif Anda, sumbangkan wawasan dari keahlian Anda, dan berkontribusilah dalam memperkaya pemahaman pembaca kami.

Daftar di sini



Sumber : Associated Press/Bernama




KOMPASTV SHORTS


Lihat Semua

BERITA LAINNYA



FOLLOW US




Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.


VIDEO TERPOPULER

Close Ads x