Kompas TV regional peristiwa

Sosok Polisi yang Meninggal Dunia Saat Kawal Jokowi Dikenal Setia dan Tak Pernah Mengeluh Sakit

Kompas.tv - 17 Maret 2021, 21:12 WIB
sosok-polisi-yang-meninggal-dunia-saat-kawal-jokowi-dikenal-setia-dan-tak-pernah-mengeluh-sakit
Ilustrasi: anggota Polri berduka. (Sumber: Tribunnews.com)
Penulis : Fadhilah | Editor : Deni Muliya

GIANYAR, KOMPAS.TV - Aiptu Anak Agung Gede Putra rupanya dikenal sebagai sosok yang tegar.

Dia adalah anggota kepolisian Polsek Ubud, Gianyar Bali, yang meninggal karena serangan jantung saat ikut mengamankan kunjungan Presiden Jokowi di Puri Agung Ubud, Gianyar, Bali, Selasa (16/3/2021)

Semasa hidupnya, Aiptu Gede Putra memang rutin berobat karena penyakit jantung yang dideritanya.

Namun begitu, mendiang tidak pernah mengeluhkan sakit.

Bahkan ia juga selalu bersemangat selama berdinas di Korps Bhayangkara.

Seperti pada saat kunjungan Presiden Jokowi yang dijadwalkan tiba pukul 11.40 Wita, mendiang Agung Putra sudah berangkat kerja sekitar pukul 06.00 Wita.

Hal tersebut diungkapkan oleh Anak Agung Raka, Kakak Kandung mendiang.

Baca Juga: Aiptu Gede Putra Meninggal Saat Kawal Jokowi di Bali, Begini Kronologinya

Mendiang Aiptu Anak Agung Gde Putra, anggota kepolisian Polsek Ubud, Gianyar Bali saat pingsan di areal pos polisi catuspata Ubud, Selasa 16 Maret 2021. (Sumber: Istimewa)

"(Mendiang) tidak pernah mengeluh sakit, selalu semangat pergi bekerja. Tadi pagi jam 06.00 sudah berangkat, sempat juga ikut gladi," ujarnya di Banjar Tatiapi, Desa Pejeng Kawan, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Bali, Selasa (16/3/2021) malam, seperti dikutip dari Tribun-Bali.com.

Agung Raka menceritakan, mendiang baru sebulan bertugas di Polsek Ubud.

Sebelumnya, ia bertugas di Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Bali.

"Soal penyakit jantung, beliau sering kontrol di RS Bhayangkara Denpasar, minimal sekali setahun," ujarnya.

Terkait langkah selanjutnya dari pihak keluarga, Agung Raka mengatakan, mendiang akan dikremasi di Bebalang, Bangli.

Sebenarnya, lanjut Raka, dalam waktu dekat ini, pihak keluarga akan menggelar upacara keagamaan di rumah mendiang.

Namun demikian, acara kremasi dan upacara ini akan tetap berjalan.

"Prosesi kremasi akan dilakukan di Bebalang, Kamis 18 Maret ini," ujarnya.

Baca Juga: Jokowi Mampir Ke Toko Kerajinan, Penjual: Kaget Banget, Senang Banget

Kronologi

Diberitakan sebelumnya, seorang anggota Polsek Ubud, bernama Aiptu Anak Agung Gede Putra (54) membuktikan kesetiaannya lewat pengabdiannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam kondisi yang sebetulnya tidak prima, namun dirinya tetap bertugas setia mengawal kedatangan atau kunjungan Presiden Jokowi ke Ubud, Bali.

Diduga karena memiliki riwayat penyakit jantung, Aiptu Anak Agung Gede Putra akhirnya gugur dalam bertugas mengawal Presiden Jokowi.

Sebelum meninggal dunia, anggota Polsek Ubud, Aiptu Anak Agung Gede Putra (54) sempat mendapatkan sejumlah pertolongan. Namun nyawanya tidak bisa tertolong hingga akhirnya meninggal dunia.

Baca Juga: Harun Masiku Dicerai Sang Istri, Dianggap Tak Menafkahinya Lagi



Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA



Close Ads x