JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah masih hujan lebat hari ini, Selasa (1/4/2025) hingga 7 April 2025.
Berdasarkan pengamatan terkini, BMKG memantau kondisi atmosfer di wilayah Indonesia sepekan kedepan dipengaruhi oleh beberapa fenomena cuaca.
Salah satunya yaitu Bibit Siklon Tropis 97W yang memberikan dampak konvergensi dan konfluensi angin di Laut Natuna dan Kalimantan Barat bagian utara, serta menginduksi peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot di Laut Cina Selatan.
Faktor lain yang diprediksi akan mempengaruhi pola cuaca di Indonesia adalah aktifnya gelombang equatorial Rossby, gelombang Kelvin, dan Low Frequency yang berpotensi meningkatkan aktivitas konvektif serta pembentukan pola sirkulasi siklonik di wilayah tersebut.
Baca Juga: Tabrakan Mobil di Kulonprogo saat Hari Lebaran, 2 Orang Meninggal Dunia
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem, seperti hujan lebat dan angin kencang, yang dapat mengganggu kenyamanan serta membahayakan keselamatan perjalanan, khususnya selama periode arus balik Lebaran ini.
Periode 1 – 3 April 2025
Cuaca di Indonesia umumnya didominasi berawan hingga hujan ringan. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, berpotensi terjadi di wilayah berikut:
Hujan Lebat: Sumatera Utara, Riau, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, dan Papua Selatan.
Angin Kencang: Nusa Tenggara Timur.
Baca Juga: Lepas Rindu Tim KompasTV dengan Keluarga di Momen Lebaran saat Bertugas
Periode 4 – 7 April 2025
Wilayah Indonesia masih didominasi berawan hingga hujan ringan. Perlu diwaspadai adanya potensi peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, berada di wilayah berikut:
Hujan Lebat: Jawa Barat, Maluku Utara, dan Papua Selatan
Angin Kencang: Nusa Tenggara Timur.
Bagikan perspektif Anda, sumbangkan wawasan dari keahlian Anda, dan berkontribusilah dalam memperkaya pemahaman pembaca kami.
Sumber : Kompas TV
Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.